Yang Harus Kamu Tau Soal Bagasi di Lion Air Domestik

Yang Harus Kamu Tau Soal Bagasi di Lion Air Domestik – Saat ini, salah satu pertimbangan untuk memilih maskapai penerbangan adalah dengan melihat apakah maskapai tersebut memberikan jatah free bagasi bagi para penumpangnya, atau tidak. Karena saat ini sudah banyak info beredar bahwa beberapa maskapai penerbangan murah alias Low Cost Carrier (LCC) sudah menerapkan penghapusan jatah free bagasi saat pemesanan tiket.

Mungkin hal ini bukanlah sebuah masalah bagi mereka yang sering bepergian hanya bermodalkan satu tas atau koper kecil yang bisa dimasukkan ke bagasi kabin. Karena kita masih bisa membawa dan memasukkan barang ke dalam bagasi kabin secara gratis, dengan ketentuan berat dan dimensi yang dibatasi. Namun bagi mereka yang harus membawa banyak barang atau barang yang berat, tentunya mereka bakal membutuhkan bagasi tambahan.

Salah satu maskapai penerbangan berbiaya murah yang sangat banyak diminati adalah Lion Air. Selain karena soal biaya, jadwal penerbangan Lion Air yang cukup banyak, serta rute penerbangan yang juga sangat banyak menjadi alasan utamanya. Nah disini, aku ingin menjawab sebuah pertanyaan soal bagasi Lion Air. Karena kebetulan, baru-baru ini aku juga sempat naik pesawat Lion Air untuk sebuah urusan.

Apakah Lion Air Dapat Free Bagasi?

Kalau yang kamu maksud adalah bagasi kabin, maka jawabannya adalah sekitar 7kg. Dan kalau misal kamu membawa koper, pastikan panjang kopernya maksimal adalah 21 inch ya. Saat melakukan self check-in di bandara, kamu bisa menimbang sendiri bawaanmu pada alat yang berada disebelah mesin check-in.

Namun kalau yang kamu maksud adalah bagasi tercatat yang berada di perut pesawat, maka jawabannya adalah tidak. Sejak 8 Januari 2019, fasilitas free bagasi Lion Air pada penerbangan domestiknya telah ditiadakan. Tapi entah untuk penerbangan internasional ya.

Lalu, bagaimana jika kita membawa barang atau koper yang melebihi ketentuan untuk dibawa naik ke dalam kabin? Ya terpaksa kita harus bayar lagi untuk membeli jatah bagasi.

Bagaimana Cara Beli Bagasi Lion Air?

Bagasi transit pesawatNah, kalau ternyata kamu butuh untuk membeli jatah bagasi untuk barang yang kamu bawa, maka kamu bisa membelinya dengan beberapa cara. Tapi disini aku cuma bakal kasih tau gambaran singkatnya ya, bukan tutorial langkah demi langkahnya.

Buat kamu yang belum dan baru akan beli tiketnya melalui agen perjalanan seperti misalnya pegipegi, tiket.com, traveloka, atau yang lainnya, biasanya akan ada menu tambah bagasi saat kamu akan melakukan pemesanan (biasanya sebelum proses pembayaran).

Atau, jika ternyata kamu SUDAH MEMBELI TIKETNYA dan kemudian kamu mendadak butuh bagasi dan ingin membelinya, maka kamu bisa membelinya melalui situs resmi Lion Air. Kamu tinggal masukkan kode booking dan segala data yang dibutuhkan, lalu pilih berapa kg kamu akan membeli bagasinya. Kelipatan pembelian bagasi ini adalah per 5kg. Mulai dari 5kg, 10kg, 15kg, 20kg, 25kg, sampai maksimal 30kg. Harganya?

Setauku, harga bagasi Lion Air per 5kg nya bisa berbeda-beda. Tergantung seberapa jauh flight dari pesawat tersebut. Berdasarkan info yang ku peroleh, flight dengan waktu tempuh sekitar 1 jam adalah Rp 55.000 per 5kg nya, dan Rp 95.000 per 5kg untuk waktu tempuh sekitar 2 jam. Dan bagasi yang bisa dipesan via online adalah sampai 30kg per orang. Data harga ini adalah update untuk tanggal 8 Januari 2019. Dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Lebih lanjut, pemesanan bisa dilakukan paling lambat adalah 6 jam sebelum jadwal keberangkatan JIKA transaksi atau metode pembayaran yang digunakan adalah melalui ATM, atau paling lambat 24 jam jika metode pembayaran yang dipilih adalah menggunakan kartu kredit.

Jika ternyata kamu melakukan pembelian bagasi langsung di tekape alias saat akan naik pesawat, harganya tentu akan lebih mahal. Dan aku kurang tau ya untuk selisih harganya berapa. Jangan sungkan untuk tinggalkan komentar jika kamu mengetahui update informasi mengenai hal ini. Supaya orang lain bisa mengetahuinya juga 🙂

Mas Pandu
Suka foto, tapi agak kurang narsis | Pengagum alam, tapi bukan alay | Also known as Mas Bocah