Apakah Benar Bahwa Pesawat Adalah Transportasi Paling Aman?

Apakah Benar Bahwa Pesawat Adalah Transportasi Paling Aman? – Kabar tentang kecelakaan pesawat selalu mendapat perhatian khusus di mata publik. Walau tidak semuanya menimbulkan korban jiwa, berita tentang kecelakaan pesawat selalu menjadi headline di berbagai media.

Salah satunya adalah kabar duka dari dunia penerbangan yang kembali menyelimuti Indonesia, baru-baru ini. Pada 9 Januari 2021 kemarin, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 dengan tujuan Jakarta-Pontianak dikabarkan menghilang. Dan hari ini, menhub telah mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut terjatuh di dekat Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Tanpa mengurangi rasa empati, saya rasa berita tentang kecelakaan pesawat yang sering menjadi headline tersebut membuat tak sedikit orang menjadi takut naik pesawat. Khususnya bagi mereka yang memang belum pernah naik pesawat terbang. Aku juga tak bermaksud menyalahkan media, karena memang sudah tugas mereka untuk menyajikan berita. Yang ingin aku bahas di sini adalah soal rasa takut untuk naik pesawat.

Apakah Naik Pesawat Aman?

Pertama, coba kamu pikir dan perhatikan. Kenapa ya kira-kira kecelakaan pesawat selalu menjadi sorotan media? Alasannya adalah karena kecelakaan pesawat itu amat sangat jarang terjadi. Dalam setahun belum tentu bisa lebih dari sekali. Itupun hampir semuanya tanpa korban jiwa.

Dari sini saja sudah menunjukkan fakta bahwa naik pesawat itu aman. Menurut situs reuters.com, disebutkan bahwa sepanjang tahun 2018, rata-rata hanya ada 0.36 kecelakaan fatal untuk setiap 1 juta penerbangan di seluruh dunia. Atau jika dibulatkan, hanya ada satu kecelakaan fatal untuk setiap tiga juta penerbangan. Padahal, angka kecelakaan pada tahun 2018 terbilang meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai penelitian di Amerika juga menyebutkan bahwa rasio angka kematian akibat kecelakaan kendaraan bermotor, jauh lebih banyak daripada kematian akibat kecelakaan pesawat. Salah satunya adalah data dari National Highway Traffic Safety Administration yang menyebutkan bahwa pada tahun 2015, ada sekitar 1.13 kejadian fatal untuk setiap 100 juta mil jarak yang ditempuh oleh kendaraan bermotor. Berbeda jauh dengan pesawat yang hanya menimbulkan 0.0035 kematian untuk setiap 100 juta mil jarak penerbangan (sumber: fortune.com).

Ini mengonfirmasi bahwa pesawat adalah transportasi paling aman jika mengacu pada jarak yang ditempuhnya.

Rahasia Keamanan Pesawat Terbang

Dibalik fatality rate yang sangat kecil tersebut, ada berbagai hal yang menjadi faktor penentu keselamatan dalam dunia penerbangan. Diantaranya adalah:

1. Teknologi

Pesawat komersial modern telah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan yang sangat canggih. Mereka juga memiliki berbagai sensor yang akan memonitor perilaku pesawat. Dari sana, sesuatu yang janggal akan lebih cepat diketahui. Sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan agar tak terjadi sesuatu yang fatal.

Jika ada kejadian kecelakaan pesawat yang fatal, biasanya akan ada investigasi mendalam untuk mencaritau penyebabnya. Kemudian, akan dicarikan solusi yang akan diterapkan pada pesawat lain untuk mencegah hal serupa terjadi lagi di kemudian hari.

Komunikasi juga menjadi hal yang sangat penting dalam dunia penerbangan. Di setiap bandara, terdapat sebuah menara Air Traffic Control yang akan memonitor lalu lintas udara di sekitar bandara. Nah, mereka inilah yang akan mengatur kapan pesawat bisa mendarat ataupun lepas landas, untuk mencegah terjadinya tabrakan antar pesawat. Peran Air Traffic Control menjadi amat sangat vital pada bandara besar yang sibuk.

2. Prosedur Yang Ketat

Pernah denger soal aturan naik pesawat yang melarang penumpang untuk membawa ini dan itu? Iya, itu tuh adalah prosedur untuk meminimalisir tingkat fatality akibat kecelakaan. Lalu, ada juga prosedur tentang mematikan hape saat sedang terbang, yang salah satunya bertujuan agar komunikasi antara pilot dengan Air Traffic Control tidak terganggu.

Selain prosedur untuk penumpang, ada berbagai prosedur lain yang diterapkan untuk memastikan agar pesawat bisa terbang tanpa kendala. Mulai dari pengecekan di setiap kali pesawat akan terbang, hingga service berkala untuk memastikan semua bagian pesawat dapat bekerja dengan normal.

3. Pilot

Berbeda dengan sopir kendaraan di darat, pilot yang bertugas menerbangkan pesawat komersil harus melalui pendidikan khusus. Tujuannya adalah agar mereka dapat menerbangkan dan mendaratkan pesawat dengan aman, dengan menjalankan prosedur-prosedur tertentu ketika berada dalam berbagai keadaan.

4. (Bonus) Doa Dari Penumpang

Faktanya, tidak semua penumpang akan benar-benar tenang ketika sedang menaiki pesawat. Bahkan tak sedikit yang mendadak ingat Tuhan saat berada diatas pesawat. Padahal mah kalau sehari-harinya tuh sering lupa sama Tuhan-nya 😅😂🤣.

Berbagai doa akan dipanjatkan ketika pesawat akan lepas landas, ataupun mendarat. Mulai dari doa yang sederhana saja, hingga doa yang beneran serius. Nggak usah malu mengakuinya, akupun juga begitu kok 😁.

Masih Takut Naik Pesawat?

Namun, meski faktanya pesawat adalah transportasi yang aman, masih banyak orang yang ternyata takut untuk naik pesawat. Ya mungkin alasannya bukan soal keamanannya, tapi lebih kepada takut akan ketinggian. Dan aku rasa hal ini sangat bisa dimaklumi.

Dan menurutku, itu bukanlah sebuah aib yang harus disembunyikan kok. Pilihan ada di tangan kamu. Lagipula kalau menurutku pribadi, melakukan perjalanan darat tuh justru terasa lebih menyenangkan. Walaupun ya waktu tempuhnya jelas jauh lebih lama.

Mas Pandu
Suka foto, tapi agak kurang narsis | Pengagum alam, tapi bukan alay | Also known as Mas Bocah