Home Info Lainnya Bagasi “Biasa” vs Bagasi Kabin, Bedanya Apa?

Bagasi “Biasa” vs Bagasi Kabin, Bedanya Apa?

0

Bagasi “Biasa” vs Bagasi Kabin, Bedanya Apa? – Salah satu istilah dalam penerbangan yang bakal sering kamu dengar ketika akan naik pesawat adalah “bagasi” dan “bagasi kabin”. Keduanya ini bakal berkaitan dengan barang bawaanmu saat akan naik ke pesawat.

Tapi sebelum masuk ke bahasan lebih lanjut, kita mesti paham dulu perbedaan antara keduanya supaya kamu tidak kebingungan nantinya. Kita mulai dari istilah bagasi dulu ya!

Bagasi adalah ruang yang disediakan khusus untuk menaruh atau menyimpan barang bawaan para penumpang di pesawat terbang. Bagasi pada pesawat dibedakan menjadi dua, yaitu bagasi biasa (tanpa embel-embel kata apapun dibelakangnya) dan juga bagasi kabin (cabin).

Bagasi di pesawat berukuran sedang sampai jumbo biasanya terletak dibagian bawah atau perut pesawat. Jadi kalau misal kamu pernah melihat petugas memasukkan barang-barang ke sebuah ruang di perut pesawat, ruang itulah yang disebut sebagai bagasi.

Sedangkan cabin sendiri merupakan ruangan utama dimana para penumpang akan duduk dalam pesawat. Artinya, bagasi cabin adalah bagasi yang berada di ruang cabin pesawat.

Bedanya bagasi biasa vs bagasi kabin

Barang Yang Boleh Dibawa ke Kabin Pesawat

Dalam prakteknya, tidak semua barang diperbolehkan untuk dibawa masuk ke dalam kabin pesawat. Beberapa benda keras seperti tongkat atau apapun yang dapat digunakan untuk memecahkan jendela, wajib dititipkan kedalam bagasi (di perut pesawat). Pastinya ini demi keamanan bersama dong ya.

Lalu benda-benda yang punya berat berlebihan atau ukuran yang terlalu besar pun juga tidak diperbolehkan untuk dibawa masuk ke kabin. Selain karena ukuran bagasi kabin yang kecil, benda yang punya bobot terlalu berat bisa sangat membahayakan ketika terjadi turbulensi saat penerbangan.

Benda yang terlalu berat itu bisa saja terjatuh atau terlempar hingga mengenai penumpang disekitarnya. Umumnya sih kita hanya diijinkan untuk membawa barang seberat 7 kilogram saja per penumpang. Tapi biasanya, asalkan ukuran barangnya tidak terlalu besar, maka kita akan diloloskan untuk membawanya ke kabin.

Tidak terlalu besar disini dalam arti tidak lebih besar dari dus mie instant. Kalau misal kamu ingin membawa barang seukuran itu, sebaiknya tanyakan dulu saja saat melakukan check-in. Sedangkan untuk koper, hanya koper berukuran paling kecil (maksimal tingginya 45cm) yang boleh dibawa masuk ke kabin.

Namun biasanya, koper dengan ukuran ini tidak bisa digunakan untuk menampung laptop dengan ukuran layar 15.6 inch keatas. Dan jika ternyata kamu harus membawa laptop berukuran sebesar itu, maka kamu bisa memilih untuk menggunakan tas ransel saja.

Barang Yang Harus Dititipkan ke Bagasi

Bagasi pesawatSelain soal ukuran barang yang dibatasi, jumlah barang yang bisa kita bawa ke kabin juga dibatasi. Biasanya satu penumpang hanya boleh membawa satu barang saja. Selebihnya, harus dititipkan ke bagasi.

Tapi kalau misalnya kamu membawa koper plus tas kecil semacam tas selempang sih masih boleh kok. Yang agak membingungkan itu adalah soal membawa tripod. Aku pribadi selalu diminta untuk menitipkan tripod di bagasi. Sementara beberapa temanku diperbolehkan untuk membawanya ke dalam kabin pesawat.

Bagaimana Cara Untuk Menitipkan Barang Di Bagasi Pesawat?

Untuk dapat menitipkan barang di bagasi, kita bisa melakukannya pada saat berada di counter check-in. Disana, kita akan ditanya apakah ada barang yang akan dititipkan di bagasi atau tidak?

Jika ada, kita tinggal menaruh barang tersebut disebelah petugas untuk ditimbang. Iya, barang yang kamu titipkan bakal ditimbang. Karena akan ada biaya tambahan yang dihitung berdasarkan bobot dari barang tersebut.

Cara menitipkan barang di bagasi pesawatBeberapa maskapai penerbangan masih memberikan gratis bagasi hingga beberapa kilogram (antara 10 sampai 20 kilogram) pada para penumpangnya. Sedangkan beberapa maskapai lain tidak memberikan service serupa.

Ini juga penting untuk kamu perhatikan saat memesan tiket pesawat. Biasanya akan ada keterangan di bagian “bagage” (bagasi). Jika disana tertulis misalnya 20kg, artinya tiket yang kita pesan itu sudah termasuk bonus bagasi seberat 20 kilogram. Tapi kalau misal tertulis 0kg, ya berarti nggak dapat bagasi gratis.

Terkhusus untuk barang berharga atau barang elektronik seperti laptop, kamera, dan juga hape, wajib dibawa masuk ke kabin demi mengurangi resiko rusak atau hilang. Karena seringkali barang-barang yang dititipkan ke bagasi itu akan terbentur dengan barang lainnya. Jadi ya rawan rusak.

Oiya, kamu juga perlu tau bahwa beberapa jenis cairan seperti misalnya peralatan mandi dan semacamnya hanya boleh dibawa dalam jumlah terbatas. Silakan baca tulisan tentang barang apa saja yang dilarang untuk dibawa ke pesawat untuk lebih lengkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here