Madu Murni vs Madu Asli, Emangnya Beda?

Madu Murni vs Madu Asli, Emangnya Beda? – Kita semua tau bahwa madu menyimpan banyak sekali manfaat yang baik bagi kesehatan. Manfaatnya yang sangat beragam tersebut membuatnya banyak diminati oleh para konsumen. Sayangnya, peminat yang begitu banyak itu terkadang dimanfaatkan oleh penjual madu yang “nakal”, untuk menjual madu palsu ataupun madu yang tidak murni.

Hal ini dilakukan demi meraup keuntungan berlipat. Sekaligus mengkompensasi permintaan konsumen yang seringnya menginginkan untuk membeli segala sesuatu dengan harga murah, termasuk madu. Padahal, proses pemanenan madu tidaklah mudah. Khususnya dalam memanen madu hutan murni yang bahkan bisa mempertaruhkan keselamatan. Dan tentu saja akan membutuhkan waktu sebelum bisa dipanen.

Madu Asli Belum Tentu Murni

Bahasan kali ini bukanlah membahas soal cara membedakan madu asli vs madu palsu (madu sintetis). Tapi lebih condong ke pembahasan atau edukasi tentang apa perbedaan ataupun karakteristik antara madu murni dengan madu asli. Berikut adalah 3 contoh paling umum yang bisa kita temukan:

1. Madu Dicampur Dengan Zat Lain

Pada dasarnya, madu murni adalah madu yang dihasilkan oleh lebah madu dan tidak melalui proses pengolahan apapun. Sedangkan madu asli, bisa saja ia memang dihasilkan oleh lebah madu. Akan tetapi, ia akan melalui proses pengolahan alias campur tangan manusia. Yang paling sering dilakukan adalah mencampur madu dengan zat lain seperti misalnya larutan gula (sirup).

Hitungannya memang masih madu asli, hanya saja kemurniannya sudah hilang. Banyak yang salah dalam penyebutan produknya karena kata asli dan kata murni dianggap sama. Sekali lagi, hal ini dilakukan untuk melipatgandakan jumlah madu yang sudah dipanen. Agar madu bisa dijual dengan harga lebih murah.

2. Pemberian Makan Lebah

Bedanya madu murni dan madu asli
Dokumentasi pribadi

Terkadang madu asli memang diperoleh dari hasil memanen madu tanpa melalui proses pengolahan. Hanya saja, dalam contoh kasus lain, biasanya lebah akan diberi makanan berupa larutan gula. Sehingga, madu yang dihasilkan oleh lebah bukan berasal dari nectar bunga alias tidak murni dari bunga.

Kedua poin ini adalah faktor pembeda utama antara madu murni dengan madu asli. Campur tangan manusia dalam menghasilkan MADU ASLI tersebut tentu berpotensi mengurangi atau bahkan menghilangkan khasiat dari MADU MURNI yang seharusnya bisa kita nikmati.

Salah satunya adalah fakta bahwa MASU ASLI belum tentu aman bagi pengidap diabetes. Berbeda dengan madu murni yang relatif aman dikonsumsi dalam dosis sewajarnya. Hal ini dikarenakan karakteristik dari madu asli akan berbeda dari madu murni.

3. Karakteristik

Karakteristik dari madu akan berbeda-beda, tergantung dari makanan dari sang lebah. Selain dalam hal rasa (tidak selalu manis dan tidak selalu pahit), karakteristik yang dimaksud disini adalah dari sisi kandungan dari madu.

Sebelumnya tadi saya menyebutkan bahwa madu murni relatif lebih aman dikonsumsi, dengan tetap memperhatikan dosis yang sewajarnya. Berbeda dengan madu asli yang belum tentu aman, khususnya bagi penderita diabetes. Kandungan glukosa tinggi yang biasa ditemukan pada larutan gula adalah musuh bagi para penderita diabetes. Sementara pada madu murni, kandungan glukosa yang dimilikinya lebih rendah dibandingkan dengan yang terdapat pada larutan gula.

Selain itu, madu murni juga memiliki kadar fruktosa yang lebih tinggi dibanding dengan kadar glukosa. Yang mana fruktosa ini dikenal sebagai “karbohidrat baik” yang walau punya rasa manis, tetapi tidak membuat kadar gula dalam darah menjadi cepat naik. Hal itu karena fruktosa akan lebih lambat diserap oleh usus.

Nah, pemberian makan berupa larutan gula pada lebah, akan menghasilkan madu yang memiliki kandungan glukosa yang lebih tinggi. Sehingga membuat efeknya tak jauh beda dengan larutan gula biasa. Sehingga justru akan menghilangkan salah satu keutamaan madu murni yang bisa dijadikan sebagai zat pengganti gula.

Madu murni juga memiliki kandungan antioksidan, beberapa vitamin, berbagai mineral termasuk magnesium, kalium, folat, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Selain itu, madu juga memiliki protein anti bakteri yang diberi nama “bee defensin-1” yang membuatnya steril dari kontaminasi bakteri. Membuat karakteristik dari madu murni menjadi sangat berbeda dibandingkan dengan madu yang sekadar asli.

Banyak teori yang mengungkapkan bahwa madu yang benar alami tidak akan dimakan atau didatangi semut. Namun hal itu belum bisa dipastikan kebenarannya. Yang jelas, saat ini, hanya uji laboratorium yang bisa memastikan kemurnian dari madu.

Madu Murni Jelas Lebih Baik

Madu murni vs madu palsu
Dokumentasi pribadi

Selain dari sisi khasiat, manisnya madu murni yang lebih aman untuk dikonsumsi membuat banyak orang berminat untuk mendapatkan madu. Sayangnya, tidak semua madu asli yang beredar di pasaran adalah benar-benar murni. Membuat orang menjadi kesulitan untuk menemukan madu murni.

Salah satu penjual yang menyediakan produk madu murni bisa kamu hubungi di nomor kontak WhatsApp ini (langsung klik saja, nanti akan terhubung ke WhatsApp si penjual).

Saya merekomendasikannya karena ia merupakan produsen madu hutan murni bersertifikat, yang diambil dari beberapa hutan berbeda di wilayah Indonesia. Yaitu dari hutan di Riau, dan juga di Wonosobo. Berikut adalah video dokumentasi pada saat proses panen madu hutan murni:

Asal usul makanan dari lebah madu yang dipanen pun jelas, dan bisa kita pilih sesuai kebutuhan, Diantaranya adalah madu nectar kaliandra, nectar akasia, hingga nectar multiflora. Nama itu diambil dari nama bunga yang menjadi makanan sang lebah penghasil madu.

Sehingga karakteristik kekentalan, warna, dan juga rasa yang dihasilkan juga akan berbeda-beda. Selain madu dalam bentuk cair, ia juga menyediakan produk sarang madu jika kamu ingin menikmati sensasi yang berbeda. Langsung klik disini untuk dapat menghubungi mereka via WhatsApp tanpa perlu repot mengetikkan nomornya.

Mas Pandu
Suka foto, tapi agak kurang narsis | Pengagum alam, tapi bukan alay | Also known as Mas Bocah