Home Info Lainnya Pertama Kali Naik Pesawat? Ini Hal Yang Harus Kamu Tau!

Pertama Kali Naik Pesawat? Ini Hal Yang Harus Kamu Tau!

81
0

Pertama Kali Naik Pesawat? Ini Hal Yang Harus Kamu Tau! – Walaupun nggak sesering mereka yang sudah malang melintang berkeliling Indonesia, namun aku sudah bisa membedakan mana yang sudah terbiasa naik pesawat, dan mana yang baru pertama kali naik pesawat.

Bukan bermaksud sombong sih, tapi aku justru kasihan karena kadang mereka yang masih “pemula” itu harus berurusan dengan petugas di bandara karena belum mengetahui hal-hal yang boleh dan tidak boleh (dilarang) untuk dibawa saat menaiki pesawat. Walaupun sebenernya nggak se-serem yang kamu bayangkan dan nggak sampai diapa-apain, tapi yaa tetep aja kasihan.

Maka dari itulah di posting ini aku ingin berbagi tentang berbagai hal yang harus kamu tau tetang tata cara atau prosedur naik pesawat supaya kamu bisa jadi penumpang yang baik dan benar. Sekaligus juga agar kamu tetap nyaman, aman, dan bebas hambatan selama prosesnya berlangsung.

Bisa dibilang sih tulisan ini tuh adalah tutorial cara naik pesawat karena aku bakal membahas (hampir) semua hal mendasar, supaya kamu yang masih pemula jadi nggak bingung nantinya. Oke? Yuk langsung disimak!

Hal Yang Harus Disiapkan

Tutorial naik pesawat pemulaHal yang mesti kalian siapkan sebelum berangkat adalah tiket, kartu identitas (bisa KTP bisa SIM) dan juga packing barang bawaan. Soal tiket, biasanya bisa kita beli secara online melalui berbagai situs seperti pegipegi.com, tiket.com, wego.co.id, nusatrip.com, traveloka.com, atau bisa juga melalui agen-agen tiket pesawat yang ada di kota mu.

Saranku, sebaiknya kalian beli tiketnya itu minimal 3 hari sebelum keberangkatan, makin lama makin bagus. Kenapa? Karena kita bakal berkesempatan untuk mendapatkan harga tiket yang lebih bersahabat, khususnya jika melakukan pembelian secara online.

Beneran loh, harganya itu bisa berubah-ubah dan biasanya jadi makin mahal menjelang hari keberangkatan. Walaupun yaa nggak semua maskapai menerapkan sistem yang seperti itu sih. Tapi hal ini (beli tiket sedini mungkin) juga bagus buat memastikan supaya kita nggak kehabisan tiket. Oiya, pastikan nama yang kalian gunakan untuk memesan tiket sudah sesuai (sama persis) dengan yang ada di KTP yaa. Nah sekarang kita masuk ke bagian penting yang lebih rinci :

1. Cek In

Setelah memesan tiket, biasanya kita bakal mendapatkan tiket melalui email (e-ticket), atau berupa kertas print kalau kalian belinya di agen. Tiket dalam email biasanya dicantumkan dalam bentuk file (pdf), yang mana file ini bisa kita download dan kemudian di print untuk dibawa ke bandara. Atau kalau nggak mau repot sebenernya gak perlu di print juga gak masalah kok, yang penting file di email nya itu aja.

Terus, INI YANG PERLU KALIAN PERHATIKAN! Dalam tiket, kan ada tuh jadwal keberangkatannya jam berapa, nah kalian sebaiknya SUDAH SAMPAI DI BANDARA paling lambat satu jam sebelum jadwal itu (bukan baru berangkat dari rumah loh ya, tapi sudah sampai). Amannya sih 1.5 jam, supaya kalian bisa cek in 1 jam sebelum jadwal. Misal jadwal penerbangan kalian jam 10 pagi, minimal kalian sudah sampai bandara jam 8.30 pagi. Kenapa harus demikian?

Karena saat dibandara, akan ada cukup banyak proses yang harus kita lewati. Mulai dari pemeriksaan keamanan (biasanya sampai 2 kali), cek in, sebelum kemudian jalan lagi ke ruang tunggu. Nah dalam proses itu, nggak jarang kita harus antri, dan kalau bandaranya besar, tentu jalannya bakal makan waktu juga. Jadi supaya nggak ketinggalan pesawat, sebaiknya ikuti saran ini yaa! Apalagi kalau misal barang yang kita bawa itu banyak, lebih baik datangnya lebih awal lagi deh.

Di beberapa bandara seperti misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, akan terdapat beberapa terminal berbeda, pastikan kalian mendatangi terminal yang benar ya, biasanya akan tertera juga pada tiket. Kalaupun salah, nanti bakal diberitahu kok. Yang penting pastikan aja kalian datang lebih awal, supaya punya waktu untuk perjalanan pindah terminal jikalau ternyata kamu salah.

Setelah Sampai Bandara …

Sebelum masuk untuk cek in, di depan pintu masuk akan ada petugas yang mengecek tiket. Kalian tunjukkan saja tiket yang sudah di print, atau bisa juga kalian tunjukkan file tiket yang ada di email (bisa menggunakan smartphone atau tablet) ke petugas tersebut. Oiya, siapkan juga kartu identitas karena biasanya akan diminta juga.

Jika sudah benar, kalian akan diperbolehkan untuk masuk dan biasanya akan langsung pada proses pemeriksaan barang bawaan. Tenang, barang-barang kita nggak bakal digeledah atau dibongkar kok, kecuali kalau ternyata ada barang yang dilarang. Soal ini bakal aku bahas dibawah yaa.

Kita cukup memasukkan tas / koper yang kita bawa ke mesin x-ray. Jika kamu membawa hape, jam tangan, atau perhiasan lain termasuk ikat pinggang dan jaket, maka kamu harus melepasnya terlebih dulu, meletakkannya dalam wadah plastik yang disediakan, lalu memasukkannya ke mesin x-ray. Barulah kemudian kalian menunggu giliran untuk melewati pendeteksi logam (metal detector).

TIPS! Sebaiknya kalian minimalkan penggunaan perhiasan / aksesoris yang terbuat dari logam supaya nggak ribet. Dan ini yang penting, pastikan celana yang kalian gunakan nggak kelonggaran banget karena nanti pasti bakal repot kalau sabuknya dilepas. Serius, kalau celana yang dipakai sampai jatuh kan yaa bikin malu, apalagi proses pemeriksaan seperti ini akan ada 2x. Aku sendiri biasanya pakai celana yang pas, jadi nggak perlu pakai sabuk / ikat pinggang.

Setelah melewati ini, barulah kalian bisa mulai cek in. Carilah counter untuk maskapai penerbangan yang akan kita tumpangi. Biasanya sih nggak jauh-jauh dari tempat pengecekan barang tadi.

Akan ada logo dari maskapai yang bersangkutan dibagian atas counter. Dan perhatikan, disana juga akan ada layar yang menunjukkan kota tujuan. Karena terkadang, akan terdapat beberapa counter yang melayani tujuan penerbangan yang berbeda. Kalau masih ragu sih, bertanya saja sama petugas yang ada disana.

Bagasi …

Di counter check in kalian harus kembali menunjukkan tiket dan kartu identitas, yang nantinya akan diproses hingga petugas memberikan boarding pass (tiket yang sebenarnya). Dalam lembaran boarding pass itu akan terdapat nomor penerbangan dan juga nomor tempat duduk kita di pesawat nanti. Dua hal ini harus kalian perhatikan karena nanti kita harus siap untuk masuk pesawat saat nomor penerbangan sudah diumumkan.

TIPS! Jika kalian ingin duduk di dekat jendela, kalian bisa memintanya pada petugas check in (jika masih tersedia tempat kosong). Tapi urungkan niat kalian itu jika ternyata kursi yang tersisa ada didekat pintu darurat, khususnya kalau ternyata ini adalah pengalaman pertama kalian.

Jika barang bawaan kalian ternyata cukup banyak (lebih dari satu koper / tas), kalian akan diwajibkan untuk menaruhnya di bagasi, yang bisa kalian serahkan pada petugas check in. Nah pastikan sticker bagasi yang ditempelkan pada boarding pass jangan sampai lepas / terjatuh yaa, karena stiker itu sangat penting jika terjadi sesuatu pada barang bawaanmu.

Menuju Ruang Tunggu …

Saat akan menuju ke ruang tunggu, kita harus melewati satu lagi pemeriksaan keamanan dan juga pemeriksaan boarding pass untuk dicocokkan dengan kartu identitas.

Ruang tunggu yang dimaksud biasanya akan terhubung dengan gate (gerbang / pintu), yang mana masing-masing pintu ini akan memiliki nomor. Pada boarding pass yang kita pegang, nomor pintu ini juga akan tertera dibagian yang bertuliskan “GATE”.

Jadi nanti kita cari gate yang sudah ditentukan tadi, terus kita tunggu deh didekat situ. Oiya disekitaran gate itu biasanya akan ada beberapa layar yang akan menunjukkan status dari penerbangan, jadi kita bisa tau apakah jadwal dari penerbangan kita akan tepat waktu, atau ada delay (keterlambatan).

Langkah prosedur naik pesawatTenang, nggak perlu rajin-rajin ngeliatin layar kok, karena biasanya akan ada pengumuman lewat pengeras suara. Pengumuman ini juga jangan sampai disepelekan, karena panggilan untuk mulai naik ke pesawat juga akan diumumkan lewat pengeras suara.

Ditambah lagi, kita juga akan diberitahu di gate mana kita harus masuk. Karena terkadang akan ada perubahan di saat-saat terakhir. Jadi dengarkan baik-baik yaa.

Mulai Masuk Ke Pesawat …

Nah setelah ada pengumuman panggilan, barulah kita mulai bersiap (mengantri) untuk masuk melalui pintu yang ditentukan. Disini kita akan memberikan boarding pass dan juga KTP untuk pengecekan akhir sebelum masuk ke pesawat.

Jangan sampai salah ya, pastikan nomor penerbangan yang ada di boarding pass mu cocok dengan nomor penerbangan yang diumumkan.

Dari sini akan ada 3 kemungkinan tergantung maskapai apa yang kita naiki dan dari bandara mana kita berangkat.

  • Kita akan jalan langsung menuju kedalam pesawat
  • Kita akan keluar ruangan dan berjalan menuju ke tempat parkir pesawat & naik ke pesawat menggunakan tangga
  • Kita akan keluar ruangan, menunggu bus yang akan membawa kita menuju ke tempat parkir pesawat

Setelah itu baru deh kamu cari tempat duduk yang sesuai dengan yang ada di boarding pass milikmu. Tanyakan pada pramugari jika kamu ragu.

CATATAN : Kalau misalnya kamu menitipkan barang di bagasi pesawat, cara untuk mengambilnya adalah kamu tinggal cari tempat “Baggage Claim” atau “Klaim Bagasi” saat tiba di bandara tujuan, lalu cari belt (tempat untuk mengambil barangnya) yang sesuai dengan nomor penerbangan yang ada di boarding pass mu. Keterangannya akan ada di layar yang terdapat disekitaran belt tersebut.

Oke dari sini prosedur langkah-langkahnya udah lengkap, kita tinggal menikmati perjalanan sampai tujuan. Selanjutnya kita akan bahas soal barang bawaan.

2. Packing

Saat akan naik pesawat, aku sangat menyarankan untuk membawa barang yang tak terlalu banyak. Kalaupun harus, pastikan kamu sudah mempacking barang bawaanmu dengan aman jika harus dimasukkan / dititipkan di bagasi.

Karena kemungkinan barang-barang yang dimasukkan ke bagasi akan terbentur atau terjatuh pada saat proses pemindahannya.

Dan ini yang paling penting, JANGAN MENARUH BARANG BERHARGA ATAU BARANG ELEKTRONIK DALAM KOPER ATAU TAS YANG AKAN DITARUH DI BAGASI.

Karena selain menghindari resiko rusak (karena benturan tadi), hal ini juga akan menghindarkan kita dari resiko kehilangan karena sudah ada banyak kasusnya. Iya, beneran, sudah banyak korban diluaran sana yang koper atau tas nya dibongkar oleh orang tak bertanggung jawab, dan kemudian barang berharga yang ada didalamnya diambil.

Dan oiya, kalaupun kita ingin atau harus menitipkan koper di bagasi itu nggak selalu gratis ya. Biasanya, maskapai penerbangan akan memberikan gratis bagasi untuk satu barang dibawah 15 kilogram, atau ada pula yang cuma 10 kilogram, tergantung dari kebijakan masing-masing maskapai.

Artinya, kalau bawaan kita memiliki berat lebih dari itu, maka kita akan dikenakan biaya tambahan. Bahkan dulu seingatku ada satu maskapai yang nggak memberikan bagasi gratis kepada penumpang, walaupun yaa memang harga tiketnya itu murah banget sih. Untuk soal bagasi gratis ini biasanya sudah ada keterangannya ketika kita sedang mengecek harga tiketnya secara online.

Bawa Barang Ke Kabin …

Kalau misal barang bawaan kita tak terlalu besar, misal hanya satu buah ransel ukuran standar atau sebuah koper kecil, maka kita bisa membawanya naik ke kabin dan ditempatkan di bagasi kabin yang letaknya diatas. Beda loh ya, bagasi kabin itu adalah ruang yang ada diatas tempat duduk, kalau bagasi biasa, itu dimasukkan ke “perut” pesawat.

Koper yang dibawa ke kabin hanya boleh ukuran yang paling kecil ya, yang tingginya 45cm atau setinggi lutut. Eit, tapi bukan berarti kamu boleh ngebawa barang apa aja ya di koper itu! Karena masih ada batasan-batasan tertentu kalau kita ingin membawa barang ke dalam kabin.

Barang-barang yang dianggap dapat digunakan sebagai “senjata” (misal benda berat seperti ulekan batu, atau tongkat) tidak diperbolehkan untuk dibawa naik ke kabin meskipun sudah dimasukkan kedalam koper mini. Barang-barang seperti itu diwajibkan untuk dimasukkan kedalam bagasi.

3. Hal Yang Dilarang di Bandara

Benda yang dilarang di bandaraHal penting terkahir yang harus kita pahami adalah soal apa saja yang tidak boleh dilakukan atau dibawa ke kawasan bandara dan juga ke pesawat.

Bercanda soal bom, adalah hal yang bakal membuatmu berurusan dengan petugas keamanan. Iya, walaupun cuma bercanda, pihak bandara nggak akan santai untuk menanggapi perkara yang satu ini. Di Indonesia sendiri sudah pernah beberapa kali ada kasus semacam ini.

Lalu benda-benda yang tak boleh dibawa saat akan terbang adalah benda-benda tajam termasuk gunting, cairan yang mudah terbakar termasuk diantaranya adalah korek gas dan juga aerosol (biasa kita temukan pada semprotan kemasan kaleng), serta buah durian.

Oiya satu lagi, perkakas atau peralatan seperti palu, tang, obeng dll juga tak diperbolehkan ya. Apalagi kalau sampai bawa cat dalam ember. No no no, jangan coba-coba. Aku pernah melihat sendiri beberapa orang didepan antrianku yang membawa barang tersebut, dan terpaksa harus disita oleh petugas.

Sementara benda yang boleh dibawa tapi dibatasi jumlahnya adalah cairan, termasuk diantaranya adalah sabun cair, shampo, dan (mungkin) parfum. Soal parfum perlu di konfirmasi dulu nih, soalnya aku sendiri gapernah bawa parfum tiap kali naik pesawat.

Kalau misal kamu ingin bawa sabun cair atau shampoo, bawalah yang kemasan paling kecil, atau kemasan yang lebih besar namun sudah dikurangi lebih dari setengah isinya. Jangan lupa, kamu harus membungkusnya dalam plastik sebelum dimasukkan kedalam tas atau koper.

Gimana kalau powerbank? Apakah boleh? Saat ini sih masih boleh, namun sudah dibatasi maksimal 2 x 10.000 mAh. Lebih dari itu … Sepertinya harus ada persetujuan dari pihak bandara. Nah yang nggak boleh adalah melakukan charging (ngecas) dengan powerbank, saat sedang berada didalam pesawat. Hal ini untuk menghindari resiko terbakar seperti yang dulu pernah terjadi, yang menjadi penyebab pembatasan dalam membawa powerbank.

Dan yang terakhir yang aku tau adalah, kita tidak diperbolehkan untuk merokok didalam pesawat (didalam bandara juga nggak boleh sih), serta kita wajib untuk mematikan hape (atau minimal mengaktifkan airplane mode) selama penerbangan berlangsung. Hal ini adalah untuk mencegah terganggunya komunikasi antara pilot dengan pihak menara pengawas di bandara, yang mana hal ini amat sangat penting agar kita terhindar dari tabrakan dengan pesawat lain.

BACA JUGA : Kenapa Kita Harus Mematikan Hape Didalam Pesawat?

Intinya adalah benda-benda yang dapat memancarkan gelombang radio (Wi-Fi, jaringan selular dll) harus dinonaktifkan atau dimatikan fiturnya (menggunakan airplane mode).

PALING LAMBAT, kalian sudah harus melakukannya saat pesawat sudah mulai bergerak, serta baru boleh menyalakannya kembali setelah pesawat berhasil mendarat. Walaupun yaa sebenarnya sih aturannya adalah kita sudah harus mematikan hape saat sudah berada didalam pesawat dan baru boleh dinyalakan lagi saat sudah turun. Tapi yaa tau sendiri lah rangorang kan kadang bandel. Asal jangan sampai kebangetan aja, karena walaupun sepele, resikonya ini amat sangat besar.

Terus, buat yang nanya apakah boleh pakai sandal jepit atau nggak, jawabannya boleh, boleh banget. Aku sering terbang kemana-mana pakai sandal jepit doang karena emang nggak suka pakai sepatu.

Tips Buat Kamu Yang Pertama Kali Naik Pesawat

Selain beberapa tips yang udah kusebutkan diatas, ada beberapa tips ekstra nih buat kalian yang pemula.

Yang pertama adalah jangan malu bertanya pada petugas bandara kalau memang kalian bingung. Iya, aku sendiri juga kadang masih suka nanya-nanya kok, khususnya kalau aku mendatangi tempat (bandara) yang baru pertama aku kunjungi.

Yang kedua, bacalah petunjuk jalan yang ada di area bandara supaya kalian nggak nyasar. Petunjuk ini biasanya akan ada di atas, jadi mudah sekali terlihat. Kalaupun kalian nyasar, silakan balik ke tips pertama (bertanya).

Yang ketiga, segeralah untuk masuk ke area bandara dan melakukan check in, agar kalian bisa lebih santai saat berada didalam (nggak terburu-buru / panik), serta supaya kalian bisa paham atau mudah mengingat prosedur yang ada didalam.

BACA JUGA : Mau Ke Bali Naik Bus? Ini Hal Yang Harus Kamu Tau!

Oke mungkin segitu aja tutorial cara naik pesawat serta tips untuk jadi penumpang yang baik dan benar, yang bisa aku bahas kali ini. Kamu juga bisa melihat video singkat ini yang sudah sengaja aku buat, yang berkaitan dengan hal ini. Semoga bermanfaat! 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here