Home Info Lainnya Tetap Fokus di Ruangan Ber-AC Berkat Insto Dry Eyes

Tetap Fokus di Ruangan Ber-AC Berkat Insto Dry Eyes

1

Tetap Fokus di Ruangan Ber-AC Berkat Insto Dry Eyes – Pagi itu, 10 Juli 2019, aku terbangun dengan semangat yang menggebu karena aku akan terbang menuju Jakarta untuk menghadiri sebuah event launching produk gadget terbaru. Sebenarnya yang membuatku bersemangat bukan cuma karena event-nya saja, tetapi karena aku juga akan bertemu teman-teman blogger lain dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ceritanya sih sekalian temu kangen gitu deh. Padahal baru Januari lalu kami berkumpul di event serupa dan di kota yang sama, hihi. Sejak aktif sebagai seorang blogger, terkadang aku memang harus menghadiri event hingga keluar kota seperti ini.

Pengalaman naik pesawat Garuda Indonesia Ekonomi
Bepergian keluar kota demi menghadiri undangan event

Segalanya sudah kupersiapkan sejak malam sebelumnya. Namun untuk memastikan, aku kembali mengecek ulang barang bawaanku sebelum benar-benar berangkat. Untunglah, kali ini Insto Dry Eyes tidak lagi tertinggal. Aku tak ingin masalah mata kering menjadi penghambat aktivitasku lagi seperti di event yang ku hadiri Januari lalu.

Mata Perih Bisa Menghambat Produktifitas

Entah sejak kapan awal mulanya, mataku yang sebelah kiri cenderung lebih cepat merasa perih saat terlalu lama berada di ruangan ber-AC. Sebelumnya, aku selalu menganggap remeh masalah mata perih yang datang tersebut. Hingga kemudian aku mulai menyadari bahwa perlu rasanya mencarikan solusi untuk mengatasinya.

Event yang kuhadiri kali ini diselenggarakan dalam sebuah ballroom hotel di Jakarta. Lokasi yang sama seperti yang juga kuhadiri 6 bulan sebelumnya. Seperti biasa, akan ada banyak sesi yang harus kuikuti selama digelarnya acara. Mulai dari coffee break, pembukaan, makan siang, hingga sesi uji langsung perangkat yang baru saja dirilis.

Beberapa spot yang digunakan untuk masing-masing sesi bertempat di ruangan yang punya AC yang berhembus kencang. Sehingga cukup menyiksa bagi mataku.

Mata kering akibat ruangan ber-AC
Hotel yang menjadi tempat digelarnya acara

Sedikit Flashback …

Di kesempatan yang lalu, aku sudah mulai merasa tidak nyaman pada saat sesi pengenalan produk akibat sensasi mata sepet yang kurasakan. Yang mana hal ini membuatku kurang fokus dalam memperhatikan apa yang disampaikan oleh pembicara.

Bahkan setelah sesi makan siang, aku terpaksa harus keluar ruangan selama beberapa saat demi menghindari agar mata tidak terpapar AC. Hal ini membuatku harus kehilangan banyak waktu dan kesempatan untuk mencoba langsung perangkat yang baru dirilis.

Blogger menghadiri event
Seorang teman blogger sedang mencoba perangkat yang baru dirilis

Akibat mata yang terasa sepet itu pula aku jadi memutuskan segera naik ke kamar hotel setelah makan malam. Dengan harapan, aku akan mendapatkan extra time untuk mengistirahatkan mata karena sudah tak tertahankan rasanya. Padahal, teman-teman yang lain masih berkumpul dan bertukar cerita selepas acara usai.

Benar-benar ya, hal yang kelihatannya sepele ini ternyata bisa membuatku melewatkan banyak momen termasuk “sesi yang menyenangkan” kala itu. Esok paginya pun mata pegel masih bisa kurasakan ketika terbangun dari tidur. Membuatku merasa tidak nyaman sekaligus mengurangi rasa percaya diri.

Pastinya sedih banget dong? Ya masa sudah jauh-jauh terbang keluar kota plus sudah prepare ini dan itu, tapi ternyata harus merasakan ketidaknyamanan yang menghambat aktifitas?

Penyebab Mata Kering

Normalnya, mata akan membutuhkan air mata yang dilepaskan oleh kelenjar khusus disekitar mata. Air mata yang dilepaskan ini merupakan perpaduan antara pelembab dan pelumas agar mata dapat tetap terasa nyaman saat kelopak mata terbuka untuk melihat.

Nah ketika mata tidak mendapatkan pelumas dan pelembab seperti yang seharusnya, maka kita akan merasakan gejala mata kering berupa rasa perih atau sepet saat membuka mata, kemerahan, sensasi kesat, hingga menjadi terlalu sensitif terhadap cahaya.

Selain karena perubahan hormon dan juga kondisi medis, lingkungan serta aktivitas yang kita lakukan juga dapat membuat mata menjadi kering. Misalnya, berada di dekat kipas angin yang berhembus kencang, ruangan ber-AC, atau menatap layar monitor telalu lama.

Mata kering akibat lama menatap layar laptop

Maka jangan heran jika problematika yang berkaitan dengan mata, termasuk diantaranya adalah mata kering, biasanya adalah hal yang seringkali dihadapi oleh para pekerja yang harus menatap layar monitor selama berjam-jam.

Karena ketika kita terlalu berfokus untuk melihat konten didalam layar, tak jarang kita menjadi lupa untuk berkedip. Belum lagi jika ternyata ruangan yang digunakan untuk beraktifitas ternyata ber-AC. Hal itulah yang menyebabkan air mata akan lebih cepat menguap. Selain itu, pancaran “cahaya biru” pada layar dari perangkat laptop atau smartphone juga akan membuat mata terasa lebih cepat lelah.

Solusi Untuk Mengatasinya?

Biasanya, aku hanya akan mengaktifkan fitur eye-care mode atau reading mode baik pada laptop maupun smartphone yang kugunakan sebagai tindakan pencegahan saat akan berlama-lama mengoperasikannya. Fitur ini akan bekerja dengan mengurangi cahaya biru pada layar, sehingga membuat layar menjadi nampak agak kekuningan. Namun konsekuensinya, tampilan warna pada layar menjadi nampak tidak akurat.

Terlebih lagi, tentu cara ini tidak selalu efektif di berbagai keadaan. Seperti misalnya ya saat harus berada didalam ruangan ber-AC.

Hari sudah menjelang siang, pesawatku sudah bersiap untuk lepas landas. Aku sudah bertekad untuk tak ingin lagi mengulang kesalahan pada kesempatan 6 bulan lalu dengan meremehkan masalah mata kering. Yang mana kesalahan itu sukses mengganggu aktifitas dan produktifitasku selama acara berlangsung. Untunglah, kali ini aku sudah memastikan bahwa Insto Dry Eyes tak lagi tertinggal, demi mengantisipasi masalah akibat mata kering yang mungkin saja datang dan mencegah hal serupa terjadi lagi.

Dan benar saja, ketika sore hari telah tiba, mata lelah sudah mulai bisa kurasakan. Akupun bergegas menggunakan Insto Dry Eyes karena mata sudah mulai terasa agak sepet dan mulai mengganggu.

Bye mata kering
Bye mata kering!

Ketika ia menetes tepat di bola mataku, aku merasakan ada sensasi dingin yang menyegarkan. Butuh beberapa saat bagiku untuk dapat merasakan efek dari dua tetes Insto Dry Eyes yang aku pakai. Seringnya, ia akan bekerja dengan baik dan membuat mata segar kembali saat gejala mata kering yang kualami masih tergolong ringan.

Namun khasiatnya tersebut baru akan bisa kita rasakan lebih lama setelah diteteskan, jika ternyata kita menggunakannya saat sudah mengalami gejala yang lebih berat seperti yang kualami kala itu.

Efek yang kurasakan adalah mata jadi terasa lebih baik dan lebih lembab setelah beberapa menit menggunakannya. Sehingga akupun dapat melanjutkan aktifitas seperti yang seharusnya. Hal ini membuatku tak lagi harus melewatkan momen khususnya sesi penting dalam event seperti sebelumnya.

Alasan Mengapa Aku Memilih Insto Dry Eyes

Mata sepet diruangan ber acAku pribadi sebenarnya bukan anti terhadap AC. Karena dalam keseharian pun aku sudah terbiasa menghadapinya. Namun ada saat dimana keadaan mata menjadi kurang bersahabat. Khususnya jika ternyata AC yang digunakan berhembus terlalu kencang. Sebuah hal yang kadang harus kuhadapi saat menghadiri event-event besar.

Aku sudah mengenal Insto Dry Eyes ketika mereka aktif menggelar roadshow bertajuk “Buka Mata Nonton Bola”. Namun aku baru benar-benar mulai menggunakannya ketika seorang teman memberikan obat tetes mata ini saat ia melihat gelagat tidak nyaman pada mataku. Setelahnya, eye drops ini kemudian menjadi penghuni tetap di meja kerjaku.

Cara mengatasi mata kering

Setiap mililiter dari Insto Dry Eyes merupakan larutan isotonik steril yang mengandung:

  1. Hydroxypropyl methylcellulose 3.0mg. Ini merupakan bahan aktif untuk memberikan efek pelumas seperti air mata. Gunanya adalah untuk mengatasi gejala kekeringan pada mata dan meringankan iritasi.
  2. Benzalkonium chloride 0.1mg, yang merupakan bahan aktif yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri, virus, atau jamur.

Insto sendiri merupakan sebuah produk yang sudah sangat dikenal dan dipercaya oleh masyarakat di Indonesia. Beberapa penghargaan termasuk Superbrands 2015 serta Wow Brand 2019 sudah berhasil diraihnya. Penghargaan itu datang karena Insto dinilai sebagai brand yang tidak hanya dikenal luas oleh masyarakat, tapi juga sebagai brand yang direkomendasikan oleh orang lain.

Penghargaan Insto
Sumber: insto.co.id

Itulah salah satu faktor yang membuatku tak ragu untuk menggunakannya. Walau demikian, tidak disarankan bagi kita untuk menggunakannya secara rutin apalagi berlebihan karena memang ada aturan pakainya. Intinya, gunakanlah seperlunya saja. Dan buat yang belum tau, sangat disarankan untuk tidak menggunakan obat ini jika sudah dibuka selama satu bulan lamanya.

Bye Mata Kering!

Insto dry eyes bye mata keringSejak mengenal Insto Dry Eyes, aku tak lagi was-was ketika harus berada didalam ruangan ber-AC. Tak hanya selalu siaga di meja kerjaku, tapi benda kecil ini juga sudah kujadikan sebagai salah satu barang yang wajib kubawa saat akan menghadiri event besar. Tujuannya ya agar aku dapat tetap fokus dan produktif meski harus seharian terpapar AC.

Bahkan, kemarin aku juga cukup pede untuk langsung menggarap tulisan di malam setelah event digelar, untuk kemudian aku publikasikan di blog. Plus, aku juga masih bisa terbangun di pagi hari dengan mata yang terasa segar, jauh dari sensasi kering apalagi sepet. Ini juga sekaligus membuktikan bahwa keadaan mata yang fit bisa sangat berpengaruh pada produktifitas.

Tak perlu lagi mengejar extra time untuk istirahat akibat mata sepet, pekerjaan pun jadi bisa selesai lebih cepat.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here