Home Info Lainnya Istilah-istilah Dalam Penerbangan Yang Wajib Kamu Ketahui!

Istilah-istilah Dalam Penerbangan Yang Wajib Kamu Ketahui!

0

Istilah-istilah Dalam Penerbangan Yang Wajib Kamu Ketahui! – Selain soal prosedur cara naik pesawat, hal penting lain yang mesti diketahui oleh kamu yang baru pertama kali akan naik pesawat adalah istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia penerbangan dan juga area di sekitaran bandara.

Bukan cuma biar gampang buat cerita ke temen-temen, tapi juga supaya kamu lebih paham saat mendapatkan arahan dari petugas. Oke, nggak pake basa-basi lagi, langsung aja kita bahas satu persatu!

NOTE: Kalo ada yang kelewat karena kelupaan, tolong tinggalin komentar ya wahai netijen yang budiman.

Landing & Take-off

Yang pertama adalah landing, yang artinya mendarat. Sedangkan take-off adalah lepas landas alias manuver untuk mulai terbang. Susah membedakannya dan masih sering ketuker-tuker atau kebolak-bolak diantara dua istilah ini? Gampang.

Inget aja, bahwa kata “land” itu artinya “darat” (daratan). Jadi kalo “landing” ya sudah pasti mendarat. Udah gitu aja 🤣.

E-ticket

E-ticket adalah tiket elektronik yang biasanya didapat setelah memesan tiket pesawat, baik secara online maupun saat membeli melalui travel agent yang kita pilih. Biasanya tiket ini berupa sebuah file PDF yang dikirim via e-mail.

Eit, tapi ini bukanlah tiket “final” yang bisa langsung dipakai untuk terbang loh ya. Ini tuh bisa dibilang cuma semacem tanda jadi bahwa kita sudah membooking untuk ikut dalam penerbangan.

Dan agar bisa ikut terbang, akan ada proses selanjutnya yaitu check-in.

Check-in

Check-in ini adalah aktifitas untuk mengkonfirmasi bahwa kita akan jadi untuk ikut menumpang di pesawat yang sudah kita booking sebelumnya. Check-in bisa dilakukan di counter check-in di bandara, atau bisa juga dilakukan secara online.

Beberapa maskapai penerbangan terkadang juga menyediakan sebuah mesin agar kita dapat melakukan check-in secara mandiri (self check-in). Biasanya sih mereka yang tidak berencana menitipkan bagasi bakal disarankan untuk menggunakan cara ini agar dapat menghindari antrian panjang.

Selain itu, tujuan utama dari check-in ini adalah supaya kita bisa mendapatkan boarding pass.

Boarding Pass

Bisa dibilang ini merupakan tiket yang sebenarnya agar kita bisa naik kedalam pesawat. Boarding pass ini juga merupakan “tiket sakti” agar kita dapat melewati semua prosedur yang ada di bandara, hingga sampai kedalam pesawat.

Silakan baca tulisan tentang prosedur cara naik pesawat agar kamu bisa tau proses yang lebih detail mengenai ini.

Boarding

Kalau misalnya kamu mendapat pengumuman “panggilan untuk boarding” atau semacamnya, itu artinya adalah sudah waktunya untuk naik ke dalam pesawat.

Jadwal untuk boarding biasanya sudah tertera di boarding pass milikmu. Tapi kadang panggilan untuk boarding bisa sedikit lebih cepat atau lebih lambat dari jadwalnya.

Flight Number (Nomor Penerbangan)

Tapi jangan salah, panggilan untuk boarding biasanya akan disebutkan lebih detail untuk penumpang pesawat dengan nomor penerbangan tertentu. Nomor penerbangan ini gunanya adalah agar penumpang tidak salah naik pesawat.

Karena ya kan pesawatnya ada banyak. Jadi kamu perlu menyimak dengan fokus saat ada pengumuman untuk boarding. Nomor penerbangan alias flight number ini bisa kamu lihat pada e-ticket dan juga boarding pass yang sudah kamu dapatkan.

Final Call (Panggilan Terakhir)

Ini biasanya merupakan panggilan dengan harapan agar penumpang segera memasuki pesawat. Supaya penerbangan bisa sesuai jadwal gitu deh.

Dan setelah final call, biasanya para kru pesawat akan mulai menghitung jumlah penumpang apakah sudah sesuai dengan yang seharusnya atau tidak. Kalau misalnya nggak sesuai, maka akan dicari siapa penumpang yang belum memasuki pesawat dan akan dipanggil namanya melalui pengeras suara.

Kalo masih nggak nongol juga dalam jangka waktu tertentu, ya bakalan ditinggal sama pesawatnya.

Ruang Tunggu & Gate

Pesawat delaySetelah check-in dan dapat boarding pass, biasanya kita bakal diarahkan untuk menuju ruang tunggu sebelum dipanggil untuk boarding. Perhatikan lagi boarding pass mu. Selain soal nomor penerbangan dan kursi di pesawat nanti, disana juga akan ada keterangan “Gate” alias pintu yang nanti digunakan untuk jalan menuju ke pesawat.

Jadi kalau mau nunggu, sebaiknya carilah ruang tunggu yang dekat dengan gate tersebut. Walaupun ya kadang gate yang akan digunakan bisa berubah-ubah. Jadi kamu harus nyimak setiap kali ada pengumuman.

Nggak harus selalu standby nunggu di dekat gate sih. Kamu masih bisa keluyuran untuk misalnya beli makanan atau apapun yang ditawarkan di area bandara tersebut. Dengan catatan, kamu bisa melakukannya kalau masih ada waktu yang cukup sebelum boarding ya!

Delay (Delayed)

Kalau ini sih sepertinya semua orang sudah tau lah ya. Delay disini artinya penundaan atau keterlambatan dari jadwal yang seharusnya. Biasanya, pengumuman delay bisa kita lihat pada layar disekitaran ruang tunggu dan juga akan diumunkan beberapa menit sebelum jadwal boarding yang seharusnya.

Langkah prosedur naik pesawatNggak ada satupun maskapai penerbangan yang bebas dari delay. Bahkan Garuda Indonesia sekalipun. Karena memang ada cukup banyak faktor yang menyebabkan penerbangan menjadi delay.

Bagasi & Bagasi Kabin

Dalam penerbangan komersil, setidaknya ada dua jenis tempat menyimpan barang. Yaitu bagasi dan bagasi kabin. Sebelumnya kamu perlu tau bahwa kabin (cabin) adalah bagian (ruangan) di dalam pesawat, dimana kita akan duduk.

Pengalaman naik pesawat Garuda Indonesia EkonomiJadi kalau bagasi kabin, itu adalah barang yang kita bawa sendiri kedalam kabin pesawat dan nanti akan ditempatkan pada ruang khusus diatas masing-masing kursi penumpang.

Sedangkan untuk bagasi biasa adalah bagasi atau ruang penyimpanan yang ada dibawah yang harus dititipkan pada saat check-in, yang kemudian nanti akan dimasukkan ke perut pesawat oleh petugas seperti pada foto dibawah. Biasanya, penumpang hanya boleh membawa tas atau koper kecil untuk bisa dibawa ke kabin.

Bagasi pesawatDan jika kita membawa koper ukuran sedang dan besar atau membawa banyak barang bawaan, maka kita wajib menitipkannya didalam bagasi. Keterangan lebih lanjut soal ini bakal aku bahas pada posting lainnya.

Kokpit

Ini adalah ruang kendali khusus bagi pilot, co-pilot dan engineer untuk dapat mengopersikan pesawat.

Departure & Arrival

Departure artinya keberangkatan, sedangkan Arrival adalah kedatangan. Jadi kalau misal kita akan berangkat, kita harus mencari pintu atau terminal keberangkatan. Sedangkan saat sudah mendarat dan turun dari pesawat, maka kita akan diarahkan ke pintu kedatangan.

Tujuannya adalah untuk mengontrol lalu-lintas para penumpang pesawat agar lebih teratur. Jadi kalau misal mau jemput orang, kita menunggunya di pintu kedatangan ya.

Terminal Bandara

Bandara-bandara besar seperti misalnya Bandara Soekarno-Hatta akan memiliki beberapa terminal. Biasanya, masing-masing terminal ini adalah tempat untuk pesawat-pesawat dari maskapai yang berbeda-beda.

Misalnya, bagi penumpang pesawat maskapai A, B, dan C akan berangkat dan tiba dari Terminal 1. Sedangkan penumpang pesawat D, E, dan F akan berangkat dari Terminal 2. Dan begitu seterusnya.

Mungkin supaya lebih teratur kali ya? Karena kan pesawat dan jadwal penerbangannya banyak banget. Kalaupun misal dijadikan satu terminal besar, sepertinya juga akan membuat penumpang kewalahan karena harus jalan sangat jauh jika ia kedapatan untuk berangkat dari gate yang paling ujung.

Carousel

Bagasi transit pesawatDalam dunia penerbangan, carousel yang dimaksud disini adalah belt atau sabuk berjalan yang digunakan saat bongkar muat koper atau bawaan lain yang sebelumnya sudah kita titipkan di bagasi, seperti pada gambar diatas.

Di tiap carousel biasanya akan terdapat layar sebagai informasi bagi penumpang yang akan mengambil titipan bagasinya. Informasi yang dimaksud adalah soal nomor penerbangan. Tujuannya agar kita tidak menunggu di carousel yang salah.

Transit

Transit disini artinya singgah atau mampir di bandara tertentu, sebelum kemudian terbang kembali sampai ke kota tujuan. Jadi kalau kita kedapatan penerbangan dengan transit, artinya kita harus terbang lebih dari sekali.

Ingat ya, transit ini bisa lebih dari sekali. Tergantung kemana kamu akan pergi dan juga tergantung ketersediaan rute dari maskapai yang kamu gunakan. Untuk keterangan lebih detail, kamu bisa baca postingan soal prosedur transit pesawat.

Transfer

Istilah dalam penerbanganTansfer disini mirip dengan transit. Hanya saja kita harus berpindah pesawat sebelum melanjutkan penerbangan. Aku sendiri masih belum tau pasti ya apakah transfer ini juga termasuk untuk berpindah pesawat walau dengan maskapai yang sama, atau hanya untuk transit dan berpindah dari maskapai satu ke maskapai lainnnya.

Karena sering kali memang kita akan diminta untuk turun saat sedang transit dan kemudian naik kembali menggunakan pesawat yang berbeda.

Turbulence (Turbulensi)

Agak sulit ya menjelaskan apa itu turbulensi. Yang jelas, kalau misalnya terjadi goncangan pada pesawat pada saat sedang terbang, maka bisa jadi pesawat sedang mengalami turbulensi. Goncangannya pun bisa sangat kecil hingga sangat besar.

Aku sendiri pernah mengalami turbulensi yang cukup keras hingga seperti naik roller coaster. Tapi ya nggak sampe muter-muter jungkir balik gitu ya. Itumah horor. Haduh jangan sampe deh.

Jadi saat itu pesawat terasa naik dan turun cukup keras, sedikit goyang ke kanan dan kiri, dan sayap pesawat pun terlihat bergoyang-goyang klewar-klewer hingga beberapa orang didalam pesawat mendadak ingat sama Tuhan.

Goncangan yang cukup ringan biasanya juga akan bisa kita rasakan ketika pesawat sedang masuk ke dalam awan. Dan jika dibutuhkan, terkadang pilot akan menaikkan ketinggian demi menghindari goncangan yang lebih parah akibat cuaca misalnya.

Life Vest

Life vest adalah rompi pelampung yang hanya digunakan pada dalam keadaan darurat. Perhatikan instruksi dari kru pesawat supaya kamu bisa menggunakannya dengan benar ya.

Emergency Landing (Mendarat Darurat)

Mendarat darurat disini bukan berarti pesawat akan jatuh. Mendarat darurat adalah usaha untuk mendaratkan pesawat diluar prosedur dan jadwal normalnya. Biasanya ya karena ada masalah tertentu.

Entah itu karena ada masalah elektronik, roda pesawat yang tidak bisa keluar, masalah pada mesin, atau yang lainnya. Jika terpaksa, pilot akan coba mendaratkan pesawat dimanapun, termasuk di laut atau danau misalnya. Tapi umumnya sih pilot akan berusaha mendaratkan pesawat di bandara terdekat jika memungkinkan.

Emergency Exit

Ini adalah pintu darurat yang hanya digunakan dalam keadaan darurat. Jadi nggak boleh dibuka sembarangan ya, harus dengan instruksi khusus dari kru pesawat. Bisa dibilang, ini adalah pintu tambahan yang gunanya adalah untuk mempercepat proses evakuasi penumpang agar pesawat bisa lebih cepat dikosongkan.

Biasanya, pintu darurat ini letaknya nggak jauh-jauh dari sayap pesawat. Tergantung jenis dan tipe pesawatnya. Makin besar pesawatnya, makin banyak emergency exit nya.

Oxygen Mask (Masker Oksigen)

Ini adalah masker oksigen yang akan dijatuhkan dari atas kursi penumpang jika tekanan udara di pesawat berubah drastis. Tujuannya adalah supaya penumpang nggak pingsan dan bisa bernafas dengan normal.

Taxiway

Jadi di sebuah bandara itu ada beberapa jalur, salah satunya adalah taxiway. Taxiway ini adalah “jalur lambat” bagi pesawat dan merupakan jalur untuk menuju ke landasan pacu alias runway (jika mau terbang) atau dari runway menuju ke area parkir pesawat (jika baru mendarat).

Yang jelas, taxiway ini adalah jalur yang biasanya berada tepat disebelah runway.

Runway

Runway ini merupakan jalur khusus yang digunakan pesawat untuk melakukan take-off atau landing. Jalur ini harus benar-benar clear alias tidak boleh ada pesawat lain yang berada di runway ketika pesawat akan mendarat atau lepas landas.

Makanya jangan heran kalau misal pesawatmu sudah jalan di taxiway tapi masih diam menunggu. Bisa jadi ia menunggu antrian pesawat lain yang akan melakukan pendaratan.

Air Traffic Control (ATC)

Menara pengawas bandaraKalau kamu pernah melihat sebuah bangunan seperti menara dan memiliki banyak jendela dibagian atasnya, bisa jadi itu adalah menara ATC (Air Traffic Control). Orang-orang didalam menara inilah yang akan mengawasi setiap pergerakan pesawat yang ada di sekitaran bandara.

Mereka adalah orang-orang yang mengatur lalu lintas pesawat. Sehingga ketika sebuah pesawat akan lepas landas atau mendarat, sang pilot harus berkomunikasi dengan pihak menara untuk mendapatkan ijin kapan harus mendarat atau lepas landas.

Komunikasi antara pilot dengan pihak menara ini sangatlah penting. Karena jika terjadi miss komunikasi sedikit saja, maka akibatnya bisa sangat fatal. Ini juga merupakan salah satu alasan mengapa kita harus mematikan hape didalam pesawat.

Yang mau nambahin atau bertanya silakan tinggalkan komentar ya. Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here