Home Info Lainnya Koper Dan Barang Yang Bisa Dibawa Masuk Ke Kabin Pesawat

Koper Dan Barang Yang Bisa Dibawa Masuk Ke Kabin Pesawat

0

Koper Dan Barang Yang Bisa Dibawa Masuk Ke Kabin Pesawat – Seperti yang kita tau bahwa sebuah pesawat komersial umumnya akan memiliki dua jenis bagasi, yaitu bagasi “biasa” dengan bagasi kabin. Terkhusus untuk bagasi kabin, ada aturan-aturan yang bisa dibilang agak ketat.

Dan biasanya, setiap penumpang hanya boleh membawa satu buah barang bawaan (bisa berupa koper, ransel, atau yang lainnya), serta satu buah tas kecil atau tas wanita. Akan tetapi, tidak semua barang bawaan penumpang akan diperbolehkan untuk dibawa masuk ke dalam kabin pesawat.

Karena selain keterbatasan ruang, alasan keamanan juga turut membuat ketentuan barang bawaan ke kabin menjadi lebih ketat. Nah supaya nanti perjalanan kalian lancar tanpa harus ditegur oleh petugas saat naik pesawat, disini aku bakal memberikan sedikit penjelasan mengenai koper dan barang yang boleh untuk dibawa masuk ke kabin pesawat.

Ukuran & Bobot

Koper yang boleh dibawa masuk pesawatHal paling utama yang mesti diperhatikan adalah soal ukuran dan bobot. Kalau misal kita ingin membawa koper, yang diperbolehkan hanyalah koper berukuran paling kecil saja, yaitu yang ukuran tingginya adalah 45cm (tidak termasuk roda).

Kalau ternyata kamu bandel untuk bawa koper yang sedikit lebih besar dari itu, maka nanti kamu bakal dicegat oleh mbak-mbak pramugari dan kopermu bakal diserahkan ke petugas dibawah untuk dimasukkan ke bagasi pesawat.

Ya kalau misal kebetulan penerbanganmu itu dapat jatah bagasi gratis sih nggak masalah. Yang jadi masalah adalah kalau ternyata kamu membeli tiket pesawat yang tidak menyediakan bagasi gratis. Urusannya bisa beda nanti.

Tapi kalau misal yang kita bawa itu adalah ransel, biasanya bakal bisa sedikit ditolerir lah ya. Asalkan yang dibawa itu bukan tas untuk pendaki aja.

Nah, biasanya beberapa orang memilih untuk membawa ransel kalau misalnya mereka ingin membawa laptop dengan layar berukuran 15.6 inch atau diatasnya. Karena laptop ukuran tersebut tidak akan muat kalau dimasukkan kedalam koper berukuran kecil.

Terus, gimana kalau misalnya kita membawa barang yang bukan dalam bentuk tas ransel atau koper? Nggak masalah sih, selama bobotnya itu nggak lebih dari 7 kilogram serta ukuran fisiknya nggak terlalu besar. Setauku sih barang seukuran dus akua gelas itu udah termasuk terlalu besar dan nggak boleh dibawa ke kabin.

Untuk lebih jelasnya sebaiknya kalian tanyakan ke petugas saat check-in ya. Karena kadang ketentuan soal ukuran ini bisa beda-beda, tergantung jenis pesawat yang akan kita tumpangi.

Material Fisik

Koper yang boleh dibawa ke kabinSelain soal ukuran dan bobot, material fisik dari barang yang kita bawa juga bisa menentukan apakah ia boleh dibawa masuk ke kabin atau tidak.

Intinya, benda-benda padat yang berpotensi dapat digunakan untuk memecahkan jendela bakal dilarang untuk dibawa ke kabin. Termasuk diantaranya adalah tongkat dan batu ulekan. Kecuali tongkat untuk alat bantu jalan ya, itu nggak masalah.

Kalau soal tripod, aku juga nggak paham ketentuan pastinya gimana. Karena aku pribadi selalu diminta untuk menitipkan tripod ke bagasi. Sedangkan ada beberapa temanku yang diperbolehkan untuk membawanya ke kabin begitu saja. Padahal tripod yang aku bawa itu sudah kumasukkan kedalam koper loh.

Kadang kesel kalo inget soal perlakuan yang berbeda ini. Wkwkwk..

Lebih lanjut, meski penyimpanan di bagasi terbilang lebih bebas aturannya, bukan berarti kita bisa membawa barang apa saja. Karena akan ada benda-benda tertentu yang dilarang untuk dibawa dalam penerbangan. Dan walau terkesan ribet, semua itu dilakukan demi keamanan dan kenyamanan saat menaiki pesawat terbang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here