Home Otomotif Buktikan Ketangguhan Oli Pertamina Enduro Untuk Temani Perjalananku

Buktikan Ketangguhan Oli Pertamina Enduro Untuk Temani Perjalananku

0

Buktikan Ketangguhan Oli Pertamina Enduro Untuk Temani Perjalananku – Sejak kecil, aku sering diajak oleh orangtuaku untuk melakukan perjalanan jauh menggunakan alat transportasi darat. Mulai dari kereta, bus, mobil, hingga pernah pula aku bepergian ke seberang pulau menggunakan sepeda motor berdua dengan Ayahku. Entah itu untuk mudik, ataupun sekadar menghabiskan waktu liburan. Dan aku selalu menyukai momen perjalanan panjang tersebut.

Saat itu, alat transportasi udara memang tidak sepopuler sekarang. Namun perlahan semua mulai berubah ketika kami sudah mulai beralih ke alat transportasi udara. Terlebih saat aku mulai tumbuh dewasa. Bahkan setelah terbiasa, aku nyaris tak pernah kepikiran untuk memilih transportasi darat ketika bepergian jauh. Karena aku berpikir bahwa naik pesawat adalah pilihan terbaik berkat waktu tempuhnya yang amat singkat.

Memang benar sih, tapi, aku merasa selalu ada sesuatu yang kurang. Ada sebuah gejolak emosi, sebuah excitement, yang terasa hilang saat pergi berlibur menggunakan pesawat terbang. Sesuatu yang selalu bisa aku rasakan saat melakukan perjalanan jauh via darat. Sebuah alasan yang melatarbelakangi perjalanan daratku belakangan ini.

Ada Kesenangan di Tiap Kilometer

Perjalanan darat memang bikin nagih. Kalau boleh membandingkan, perjalanan jauh menggunakan pesawat itu terasa terlalu singkat bagiku. Baru juga berangkat, eh tau-tau udah nyampe aja. Sedangkan kalau menggunakan jalur darat, setiap kilometernya adalah keseruan. Kita bisa melihat apa saja yang kita lewati semasa perjalanan. Menikmati suasana dari tempat-tempat yang dilewati, serta merasakan antusiasme yang terus meningkat saat sudah semakin dekat dengan tempat tujuan.

Iya memang, perjalanan darat bakal membutuhkan waktu yang sangat lama. Apalagi jika ternyata jarak tempuhnya hingga mencapai ribuan kilometer. Tentu akan dibutuhkan waktu libur yang panjang agar kita dapat menikmati sensasi perjalanan saat ingin pergi ke lokasi yang jauh. Sebuah kesempatan yang bisa saja sangat langka bagi sebagian orang. Kalaupun waktunya ada, paling hanya bisa dilakukan saat mudik di hari raya saja.

Untungnya aku bukanlah penganut aliran “kalau liburan harus jauh sekalian”. Karena bagiku yang terpenting adalah bagaimana untuk dapat menikmati liburannya. Jadi kalau misal hanya punya sedikit waktu untuk liburan pun, aku tak keberatan untuk mengunjungi lokasi wisata terdekat.

Pentingnya Menjaga Kondisi Mesin Kendaraan

Saat ini, kendaraan bermotor sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi kaum urban. Khususnya kendaraan roda dua alias sepeda motor. Tak hanya untuk perjalanan jauh saja, tetapi juga untuk menemani berbagai rutinitas keseharian. Entah itu untuk pergi ke kantor, mengantar anak ke sekolah, hingga pergi berbelanja.

Bagi aku yang menyukai perjalanan jauh, tentu wajib hukumnya untuk memberi perhatian ekstra pada mesin kendaraan yang ku gunakan. Eits, tapi bukan berarti kamu yang hanya menggunakan kendaraan hanya untuk keseharian jadi boleh cuek bebek dalam urusan ini loh ya!

Optimalnya mesin kendaraan memang akan sangat terasa manfaatnya saat digunakan untuk bepergian jauh. Keluaran tenaga yang optimal bakal sangat membantu saat dalam keadaan tertentu. Misalnya saat melakukan akselarasi, ataupun saat menanjak. Agar pengendara dapat melakukan manuver dengan lebih lincah.

Selain untuk perjalanan jauh, kondisi mesin motor yang prima juga akan membuat kebutuhan mesin akan konsumsi bahan bakar bisa tetap terjaga iritnya. Sebuah hal yang tentu sangat diidamkan bagi mereka yang mengandalkan sepeda motor untuk keseharian.

Sayangnya, ada banyak sekali pengguna kendaraan bermotor yang sering lalai dalam hal perawatan mesin. Padahal, kelalaian ini akan bisa menimbulkan berbagai masalah pada sepeda motor. Mulai dari menurunnya performa mesin saat berakselarasi, mesin yang terlalu cepat panas, munculnya suara-suara aneh pada mesin, bahkan hingga bisa menyebabkan mesin rusak total jika terus dipaksakan.

Akibat tidak merawat mesin

Kelalaian ini sering dilakukan oleh para kaum urban, yang merasa tidak punya waktu atau juga merasa tidak mengerti bagaimana cara merawat mesin. Ya mungkin mereka belum tau bahwa merawat mesin motor tuh nggak sesulit yang dibayangkan kok. Yang paling simpel sekaligus paling penting adalah dengan cara rutin mengganti oli pada mesin motor. Yang mana biasanya takkan memakan waktu yang terlalu lama.

Kenapa Ganti Oli Motor Itu Penting?

Saat akan melakukan perjalanan jauh, aku ingat yang selalu dikatakan Ayahku: “Kalo mau jalan jauh, sebaiknya ganti oli dulu.”. Dan sekarang aku paham alasannya. Fungsi dari oli adalah untuk melindungi mesin dari gesekan yang terjadi saat mesin beroperasi. Sekaligus juga untuk menjaga temperatur mesin agar tidak terlampau tinggi dan tetap dalam batas aman.

Cara kerja mesin motor

Perlu kamu ketahui bahwa salah satu musuh terbesar bagi mesin kendaraan adalah temperatur yang terlalu tinggi. Terkhusus bagi motor matic yang bisa cepat panas ketika terjebak dalam kondisi lalu lintas yang macet, plus cuaca yang menyengat. Terlalu lama memacu kendaraan dengan putaran mesin yang tinggi, dalam perjalanan jauh misalnya, juga bisa menyebabkan mesin motor kepanasan. Terlebih jika ternyata kita belum ganti oli pada waktu yang dianjurkan yaitu setiap kali kendaraan menempuh 2500km sampai 3000km.

Karena ketika digunakan untuk bepergian, mesin yang beroperasi secara terus menerus perlahan akan menurunkan kualitas oli. Plus, akan terjadi penguapan yang perlahan akan membuat volume oli akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Oli yang sudah menurun kualitasnya itu biasanya terjadi karena panas. Dan jika volume oli sudah berkurang drastis, maka akan membuat perlindungan terhadap gesekan pada mesin semakin berkurang.

Memangnya, Apa Efek Samping Jika Kita Tak Ganti Oli?

Salah satu efeknya adalah munculnya gejala menurunnya performa, mesin cepat panas, hingga timbul kerusakan yang bahkan bisa membuat performa mesin turun secara permanen. Kerusakan fatal pada mesin pun sangat mungkin terjadi jika terus dipaksakan dalam keadaan demikian.

Oli pertamina jawaban kebutuhan mesin anda

Aku jadi teringat cerita seorang teman tentang pengalaman nyaris celaka akibat tidak mengganti oli motornya. Saat itu ia melakukan perjalanan dari Banyuwangi menuju ke Surabaya, dan rencananya akan lanjut ke Jombang, Jawa Timur.

Septian, si pemilik motor itu bercerita bahwa ketika baru memasuki wilayah kota Surabaya, mesin motornya tiba-tiba seperti kehilangan tenaga. Sesaat kemudian, roda belakangnya seperti mengerem mendadak dengan sendirinya. Dan kemudian mesin mendadak mati. Untungnya saat itu ia sedang tak melaju terlalu kencang karena di depan ada traffic ligth. Ia terpaksa harus mendorong motornya sejenak untuk mencari bengkel karena mesin motornya tak bisa dinyalakan lagi.

Ia baru mengakui bahwa ternyata ia sudah cukup lama belum mengganti oli motornya, setelah sang mekanik menaruh curiga bahwa memang itulah sumber masalahnya. Hal itu bisa terjadi karena oli motor yang ada di dalam mesin sudah dalam keadaan tidak bagus. Yang menyebabkan pelumasan jadi tidak optimal dan menimbulkan potensi naiknya temperatur mesin dengan cepat akibat gesekan.

Selain itu, oli yang ada di dalam mesin ternyata hanya tersisa sedikit akibat penguapan. Sehingga sisa oli yang sedikit itu membuat proses pendinginan menjadi sangat kurang efektif dan memperparah resiko overheat alias panas berlebih. Nah, panas yang berlebih tersebut akan membuat kondisi mesin jadi tidak stabil karena komponen mesin akan memuai.

Dalam kasus ini piston bisa memuai, dan menyebabkannya tersangkut akibat diameternya yang bertambah besar. Akibatnya, ia tidak bisa bergerak untuk menyalurkan tenaga ledakan mesin. Jika sudah begini, mesin pasti akan mati dan tidak bisa dinyalakan. Dalam kasus yang lebih ekstrim, komponen mesin sangat mungkin untuk hancur dan rusak permanen jika ternyata gejala tersebut terjadi saat sedang dalam kecepatan tinggi.

Akibat mesin kepanasan kurang oli

Memilih Oli Pertamina Untuk Kebutuhan Mesin

Seiring dengan kebutuhan akan transportasi sebagai gaya hidup masa kini, kita juga mesti pandai dalam merawat mesin kendaraan agar mesin dapat bekerja secara optimal. Bukan hanya soal rutin mengganti oli saja, tetapi juga soal memilih oli motor terbaik yang sesuai untuk kebutuhan mesin anda. Terlebih jika ternyata motor yang digunakan adalah berjenis matic.

Selain mesti benar-benar disiplin dalam penggantiannya, memilih oli motor matic juga tidak bisa sembarangan mengingat karakter mesinnya yang lebih cepat panas karena transmisi CVT yang digunakannya. Dalam urusan ini, aku pribadi memilih untuk menggunakan oli Pertamina Enduro pada motor kesayanganku.

Harga oli motor Pertamina Enduro bisa bervariasi sesuai dengan jenis oli yang kita pilih serta dimana kita membelinya. Setidaknya ada 3 jenis oli motor 4T (tansmisi manual & semi manual) dan juga 2 jenis oli motor 4T matic. Dengan rincian sebagai berikut (harga bisa berbeda di tiap wilayah):

  • Enduro 4T 20W-50 (0.8 liter) : Rp 33.000
  • Enduro 4T Racing 10W-40 (1 liter) : Rp 45.000
  • Enduro 4T Sport 5W-30 (1 liter) : Rp 177.000
  • Enduro 4T Matic-G 20W-40 (0.8 liter) : Rp 32.500
  • Enduro 4T Matic 10W-30 (0.8 liter) : Rp 37.500

Pilihan oli tersebut bisa kita sesuaikan dengan jenis motor dan juga kebutuhan kita. Misal, untuk motor dengan penggunaan keseharian, bisa memilih Enduro 4T. Lalu untuk motor yang sering digunakan dalam jarak jauh, bisa memilih Enduro 4T Racing. Atau untuk mendapatkan performa dan perlindungan maksimal seperti misalnya untuk balapan, bisa memilih Enduro 4T Sport.

Pertamina Enduro Racing jawaban kebutuhan mesinAku memilih oli Pertamina Enduro 4T Racing karena sifatnya yang sedikit lebih encer dengan tingkat kekentalan 10W-40. Arti dari tingkat kekentalan ini adalah ia akan memiliki tingkat kekentalan 10W pada saat mesin dalam keadaan dingin (biasanya saat belum dioperasikan) dan akan memiliki kekentalan 40 pada saat temperatur mesin sudah optimal.

Tingkat kekentalan ini kurasa cocok bagi karakter penggunaan kendaraanku yang tidak terlalu sering berlama-lama berkutat di kemacetan dalam kota. Dan jika kugunakan dalam waktu lama, biasanya adalah saat dalam perjalanan jauh yang seringnya kutempuh dengan kecepatan cukup tinggi (70-90km/kam). Keterangan lebih lanjut soal tingkat kekentalan oli Pertamina adalah sebagai berikut:

Memilih oli motor pertamina terbaik

Ketangguhan Oli Pertamina Sudah Terbukti

Salah satu alasan mengapa aku memilih oli Pertamina adalah karena sudah terbukti ketangguhannya. Buat kamu yang belum tau, mereka adalah partner resmi sekaligus supplier oli untuk Lamborghini Squadra Course sejak tahun 2015. Yang mana beberapa supercar dari Lamborghini tersebut aktif dalam kompetisi ajang balap dunia yaitu World Endurance Championship (WEC).

Tentu hal tersebut adalah bukti nyata bahwa produk oli mobil Fastron yang digunakan memiliki kualitas kelas dunia untuk menjaga ketahanan mesin V10 5200cc Naturally Aspirated berperforma tinggi pada mobil Lamborghini Huracan GT3 Evo saat dioperasikan dalam kecepatan maksimum selama berjam-jam lamanya.

Oli Pertamina Fastron Lamborghini Huracan GT3 EvoBahkan selama masa partnership tersebut, mereka berhasil meraih sederet prestasi gemilang. Termasuk diantaranya adalah dua kali kemenangan di seri 24 Hours of Daytona, dua kemenangan di seri 12 Hours of Sebring, serta tiga kali kemenangan di Blancpain GT Series.

Baru-baru ini, oli pertamina Fastron Platinum Racing 10W-60 yang digunakan oleh Lamborghini Huracan GT3 Evo juga berhasil membuktikan ketangguhan dan performanya dengan menjuarai seri 4 Hours of Sepang dalam ajang Asian LeMans untuk kelas GT pada bulan Februari lalu. Dengan melibas total 108 lap yang punya jarak tempuh lebih dari 598.5 km.

Prestasi oli Pertamina Fastron bersama LamborghiniTerdapat banyak pilihan harga oli mobil Fastron yang bisa kamu pilih berdasakan varian-variannya. Sehungga, kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginanmu.

Penerapan Dalam Keseharian

Dalam praktek untuk penggunaan pada sepeda motor milik pribadi, aku sendiri sudah membuktikan bahwa oli motor Pertamina Enduro 4T Racing dapat memberikan performa yang baik sekaligus mampu menjaga temperatur mesin ketika sedang kugunakan untuk keluyuran.

Performa mesin terasa sedikit lebih nendang khususnya saat digunakan untuk akselarasi. Ia juga mampu menjaga temperatur mesin agar tidak terlalu cepat panas saat aku menggeber sepeda motorku sejauh puluhan kilometer. Bahkan saat digunakan untuk bekerja keras di jalanan yang konsisten menanjak, temperatur mesin juga masih terasa stabil.

Kemampuannya dalam menjaga temperatur tersebut tentu akan sangat membantu untuk mencegah resiko-resiko yang mungkin terjadi saat mesin kepanasan. Seperti yang sudah ku sertakan pada gambar ilustrasi diatas tadi. Akupun jadi lebih bisa menikmati tiap kilometer perjalananku. Karena aku tak perlu memikirkan dan mengkhawatirkan soal temperatur mesin. Tarikan mesin yang enteng juga membuat perjalanan jadi terasa lebih lancar.

Hal ini juga sekaligus membuktikan bahwa oli motor Pertamina Enduro mampu menjawab kebutuhan mesin sekaligus mendukung gaya hidup masa kini, dimana banyak kaum urban yang menggunakan alat transportasi pribadi. Baik untuk keseharian, maupun traveling sudah menjadi trend dalam beberapa tahun terakhir.

Referensi:

  • https://squadracorse.lamborghini.com/news/lamborghini-squadra-corse-renews-its-partnership-pertamina-lubricants-through-2021
  • https://squadracorse.lamborghini.com/news/lamborghini-taste-gt-victory-penultimate-asian-le-mans-series-round-sepang
  • http://www.asianlemansseries.com/calendar/2019-2020/4-hours-of-sepang/race-results

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here