Home Review Cerita Perjalanan Pantai Suluban Bali, Surga Tersembunyi Yang Bukan Lagi Rahasia

Pantai Suluban Bali, Surga Tersembunyi Yang Bukan Lagi Rahasia

0

Pantai Suluban Bali, Surga Tersembunyi Yang Bukan Lagi Rahasia – Berawal dari sebuah postingan di Instagram, seorang temanku kemudian mengajak untuk mendatangi Pantai Suluban, Bali. Saat itu aku langsung mengiyakan ajakannya karena memang aku juga penasaran dengan pantai ini.

Yang membuatku penasaran adalah, konon katanya pantai ini merupakan salah satu “surga tersembunyi” di Bali. Mendengar kata “surga”, tentu espektasiku sangat tinggi sekali. Apalagi ditambahkan dengan kata “tersembunyi”, dimana aku langsung membayangkan bahwa tempat ini tidak akan ramai seperti pantai-pantai lain yang ada di Bali.

Hmm, tapi benarkah pantai ini akan sesuai dengan espektasiku yang tinggi tersebut? Ini dia cerita perjalanan dan pengalamanku saat berkunjung kesana.

Cara Menuju ke Pantai Suluban

Oleh karena kami berdua belum pernah kesana, kami pun mengandalkan bantuan Google Maps untuk menuju ke Pantai Suluban. Kami berangkat dari arah Denpasar menggunakan sepeda motor. Kami melewati Jalan By Pass Ngurah Rai menuju ke arah Uluwatu. Iya, jalan menuju ke lokasi pantai tersebut memang searah dengan jalan menuju ke Pura Luhur Uluwatu.

Sebenarnya kalau mau lewat jalan Tol Bali Mandara juga bisa. Cari saja arah menuju Bandara, lalu saat sudah keluar tol dan ketemu persimpangan (berbentuk bundaran) carilah arah menuju ke Uluwatu.

Jalan menuju pantai suluban bali
Persimpangan kampus Udayana

Aku memilih untuk tetap melewati By Pass hingga ketemu lampu merah persimpangan kampus Udayana karena jalannya lebih lancar dan lebih landai. Ciri-ciri dari persimpangan ini adalah, lampu merah dengan jalan yang miring ke kiri. Dan disini kita mesti ambil jalur kanan karena bakal belok ke kanan (ke arah kampus Udayana).

Dari sini, ikuti saja arahan Google Maps atau petunjuk jalan yang mengarah ke Uluwatu. Kalau kamu datang ke sini menjelang sore, bersiaplah untuk berhadapan dengan kemacetan. Semakin sore akan semakin padat. Persis seperti yang sudah pernah aku bahas di posting berjudul Hal Yang Harus Kamu Tau Sebelum Liburan ke Bali.

Rute menuju pantai suluban bali
Kondisi lalu lintas cukup padat

Namun setelah melewati persimpangan-persimpangan yang menuju ke arah GWK dan Pantai Pandawa, barulah jalan akan terasa lebih lancar dan bahkan terkadang sangat sepi.

Jangan khawatir, kamu nggak nyasar kok. Jalannya memang sepi. Yang penting kamu ikuti saja arahan dari Google Maps atau petunjuk jalan dengan hati-hati.

Cara menuju pantai suluban
Jalanan yang lebar dan sepi

Jika kamu melewati jalan yang lebar, berbukit, dengan hanya ada sedikit saja bangunan di sepanjang pinggiran jalan, maka kamu sudah menempuh jalan yang benar. Ikuti saja terus jalannya hingga ke arah Uluwatu. Karena memang Pantai Suluban dekat dengan Uluwatu.

Nah saat sudah menemukan pintu masuk ke Uluwatu seperti pada foto dibawah, kamu tinggal belok ke kanan untuk masuk ke Jalan Pantai Suluban.

Pantai suluban dekat dengan uluwatu
Pintu masuk ke Pura Luhur Uluwatu. Kita belok kanan ya

Dari sini, kita akan melewati rute yang berkelok dan jalan yang cukup sempit. Ikuti saja terus jalannya sampai mentok. Tapi kalian harus fokus perhatikan petunjuk jalan ya, karena di area ini akan ada satu persimpangan yang mengarah ke Pantai Padang-Padang. Jangan sampai salah belok.

Kalau kalian sudah sampai, maka kalian harus memarkirkan kendaraan di dekat area Villa yang ada disana. Untuk harga tiket masuk ke Pantai Suluban, kalian hanya perlu membayar parkir sebesar 3000 rupiah untuk sepeda motor dan 5000 rupiah untuk mobil (Juni 2019).

Tiket masuk pantai suluban bali
Parkirnya disini

Dan untuk dapat mencapai area pantai, kita harus berjalan kaki kira-kira 100-150 meter, menuruni anak tangga yang cukup curam. Disini kalian mesti hati-hati dengan langkah kalian. Karena anak tangga di awal cukup rawan membuat orang kehilangan keseimbangan akibat pijakan tangganya yang agak miring kebawah.

Lalu bagi kalian yang tidak kuat naik tangga, aku sarankan sebaiknya tidak ikut turun ya. Iya, turunnya sih gampang. Tapi nanti saat akan kembali, tangga naiknya cukup bikin kita ngos-ngosan.

Cocok Bagi Peselancar

Lokasi pantai suluban baliKalau seandainya sepi, pantai ini memang terlihat indah dan sangat cocok untuk bersantai. Dengan catatan, saat airnya sedang tidak terlalu tinggi ya. Namun nyatanya, pantai yang katanya surga tersembunyi ini bukan lagi sebuah pantai rahasia.

Menurutku tempat ini terlalu kecil untuk pengunjung yang terlalu ramai. Sehingga bukan ide yang bagus kalau kamu memutuskan jauh-jauh datang kesini untuk bersantai atau menenangkan diri.

Pantai suluban bagus nggak
Semakin sore pengunjung semakin ramai

Namun jika kamu punya jiwa petualang dan nggak takut basah, konon katanya ada sebuah spot tersembunyi dengan area pasir pantai yang lebih luas yang bisa kamu temukan dengan menjelajahi bebatuan yang ada disana. Dan sepertinya spot itu hanya bisa diakses saat air sedang agak surut.

Sayangnya saat aku datang kesana, kondisi air sedang tinggi. Sehingga sangat berbahaya untuk menjelajah bebatuan disana. Belum lagi sialnya, ternyata teman yang mengajakku datang kesini adalah tipe wisatawan “yang penting mampir”. Sehingga aku belum sempat menjajahi tempat ini lebih jauh lagi.

Pemandangan pantai suluban bali
Dibawah batu itu ada celah yang bisa kita jelajahi saat air surut

Mungkin lain kali aku akan datang lagi sendirian untuk menjelajahi Pantai Suluban. Dan akan ku update tulisan ini jika aku menemukan hal baru.

Lebih lanjut, oleh karena ombaknya cukup besar, kurasa tempat ini lebih cocok untuk para peselancar. Kalau untuk mandi? Bisa aja sih, tapi lihat kondisi ombaknya dulu ya. Karena akan sangat berbahaya mengingat pantai ini dikelilingi oleh bebatuan.

Tips Untuk Mampir Ke Pantai Suluban

Oleh karena kondisi alamnya yang sedikit special serta membutuhkan sedikit usaha ekstra untuk bisa mencapai ke pantai ini, maka disini aku akan berbagi sedikit tips agar kunjungan kalian terasa lebih menyenangkan.

Yang pertama adalah jangan ribet dengan barang bawaan ketika kamu memutuskan untuk datang dan turun ke area pantainya. Karena ombak di pantai ini terkadang bisa tak terduga, khususnya jika air agak meninggi.

Foto pantai suluban baliKarena jika tidak, bisa saja ombak akan tiba-tiba datang dan menerjangmu hingga membasahi barang-barang bawaanmu. Bahkan saat aku kemari, aku melihat ada beberapa barang dari turis yang hanyut terbawa ombak yang datang tiba-tiba.

Termasuk diantaranya ada sepatu, sandal, buku, hingga hape beserta tongsisnya. Untungnya hape itu masih bisa diraih kembali oleh pemiliknya. Walaupun ya nggak tau lagi itu nasibnya gimana.

Iya, ombak yang datang itu bisa naik ke pantainya sangat jauh loh. Aku yang berada di posisi seperti di foto ini aja masih terkena airnya sampai ke lutut.

Pantai suluban bali
Airnya bisa tiba-tiba naik sampai kesini

Dan oleh karena itu pula, aku sarankan bagi kalian untuk menghindari membawa makanan atau minuman khususnya dalam bentuk botol plastik. Karena jika barang-barang tersebut ikut hanyut terkena ombak, maka tentu akan berpotensi mengotori lokasi serta merusak keindahannya.

Yang kedua adalah sebaiknya tidak membawa anak kecil ke lokasi ini karena kurasa pantai ini kurang cocok untuk tempat liburan keluarga. Alasannya, selain memang akses menuju lokasi bisa cukup melelahkan, pantainya yang “cuma segitu aja” serta pengunjungnya yang terlalu ramai membuatnya terasa terlalu sempit untuk sebuah keluarga.

Bagi yang membawa anak kecil tentu akan repot ketika harus menuruni dan menaiki tangga. Belum lagi karena ombaknya yang tak terduga, bisa berbahaya kalau sampai diterjang. Kalau mau bawa keluarga, mending ke Uluwatu aja sih saranku.

Yang ketiga adalah sebaiknya jangan jadikan Pantai Suluban sebagai tujuan utama jika waktu liburan kalian tidak terlalu banyak. Karena kalau kalian hanya datang dan mampir sebentar, rasanya kurang worth aja.

Kalian harus punya sedikit jiwa petualang kalau ingin bisa menikmati pantai ini. Ya seperti yang aku sebutkan di atas tadi. Dan mungkin bakal beda cerita jika kalian memutuskan untuk menyewa villa di dekat lokasi ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here