Home Otomotif Motor Matic vs Manual, Mana Yang Lebih Baik?

Motor Matic vs Manual, Mana Yang Lebih Baik?

0

Motor Matic vs Manual, Mana Yang Lebih Baik? – Selain digunakan untuk transportasi harian, sepeda motor juga seringkali dipilih sebagai alat transportasi ketika ingin berwisata, ataupun untuk perjalanan jauh.

Harganya yang relatif lebih mudah untuk dijangkau dibandingkan alat transportasi lain seperti mobil, adalah alasan utama kenapa kendaraan ini dipilih oleh sebagian besar masyarakat. Dan yang membuatnya semakin menarik adalah, sepeda motor masih memungkinkan untuk digunakan di jalan yang sempit, serta konsumsi bahan bakar yang jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan mobil.

Saat ini, ada dua jenis sepeda motor yang populer digunakan oleh sebagian besar orang Indonesia, yaitu jenis motor bebek dengan transmisi manual (semi otomatis / tanpa kopling tangan) dan juga motor matic. Perbedaan yang paling kentara dari keduanya adalah dari sisi pengoperasian. Yang mana motor matic dinilai lebih simple dan lebih mudah untuk digunakan.

Memang benar. Tapi kalau diperhatikan lebih jauh, ada cukup banyak poin perbedaan yang menjadi kelebihan dan kelemahan dari masing-masing jenis motor. Dan di posting kali ini, aku bakal membahas tentang poin-poin tersebut. Dengan harapan agar bisa membantu kalian dalam memutuskan apakah lebih baik mengambil motor matic, atau motor bebek dengan transmisi manual (selanjutnya bakal ku sebut sebagai “motor bebek” aja ya).

#Hayuklah, kita mulai dari motor matic terlebih dahulu!

Motor Matic

Kelebihan motor matic dan manualSebuah fitur yang dianggap sebagai kelebihan dari motor matic adalah karena transmisinya yang full otomatis. Artinya, kita sebagai pengendara tidak perlu repot untuk mengganti gigi transmisi kecepatan saat sedang mengendarainya. Hal ini membuatnya jadi sangat simple karena pengendara hanya perlu memutar gas untuk mengendalikan kecepatan.

Untuk urusan rem pun ia dibuat lebih simple. Karena baik rem depan maupun rem belakang dapat dikendalikan dengan menarik tuas rem di sebelah kanan dan kiri stang motor. Sehingga, untuk dapat mengendalikannya (kecepatan dan rem), pengendara cukup berfokus pada bagian tangan saja. Karena semua kontrol difokuskan di stang motor.

Kelebihannya ini membuatnya sangat disukai oleh pengendara wanita. Walaupun tak sedikit pula pengendara pria yang menggunakannya. By the way, khusus untuk pengendara wanita atau emak-emak, aku bakal membuat pembahasan khusus tentang cara berkendara yang aman. Agar kalian tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain di jalanan.

Oleh karena transmisinya yang otomatis tersebut, motor matic jadi punya kecepatan akselarasi yang sangat baik jika di gas pol. Hal ini terjadi karena proses perpindahan kecepatan dari transmisi CVT tidak perlu melalui perpindahan gigi. Asalkan pengendara terus menahan gas dengan putaran mesin tinggi, maka kecepatan akan terus bertambah secara konstan. Di sisi lain, penggunaan transmisi tersebut membuatnya memiliki kekurangan yaitu dari sisi konsumsi bahan bakar.

Iya, motor matic memang terkenal boros bahan bakar. Dan itu bukanlah sebuah mitos belaka. Ia akan terasa semakin boros dalam kemacetan lalu lintas, yang mengharuskan pengendara untuk bermanuver stop and go (berhenti dan jalan kembali, menembus kemacetan).

Penyebabnya adalah, ya karena transmisi otomatisnya tadi. Kalau kalian perhatikan, pengendara motor matic harus membuka gas (menaikkan putaran mesin) agak besar hanya untuk melakukan akselarasi di kecepatan rendah. Ditambah lagi, mesin tersebut terkesan memiliki delay untuk merespon putaran mesin di awal saat akan menambah kecepatan.

Berikut adalah grafik yang menggambarkan perilaku mesin motor matic saat digunakan untuk menambah kecepatan, serta perbandingannya dengan mesin motor bebek (manual).

Perbedaan pola perilaku mesin motr matic dan manual

Nah, pada saat delay itulah yang merupakan momen dimana energi terbuang sia-sia. Disini aku takkan menjelaskan kenapa delay itu bisa terjadi. Karena pembahasannya bisa sangat panjang. Yang jelas, itu adalah semacam efek samping dari transmisi otomatis.

Lanjut lagi yaa. Perilaku mesin yang demikian itu membuatnya lebih cepat panas, khususnya ketika menghadapi kemacetan. Sehingga dengan berbagai kekurangannya itu, motor matic juga kurang efisien untuk digunakan dalam perjalanan jauh yang menanjak.

Kekurangan lain dari motor matic adalah soal handling atau kontrol manuver. Memang sih, ketika digunakan di dalam kota dengan kecepatan rendah hingga sedang, motor matic terkesan sangat lincah. Namun ketika digunakan dalam kecepatan tinggi, barulah terasa bahwa grip (cengkraman ban) bagian depan terasa kurang.

Grip yang terasa kurang tersebut disebabkan karena peletakan mesin yang ditempatkan di belakang. Hal ini membuatnya kurang aman ketika digunakan untuk berbelok dengan kemiringan tertentu dalam kecepatan tinggi. Karena potensi untuk understeer (sulit belok) lebih besar dibandingkan dengan motor bebek.

Namun untuk masalah handling ini hanya berlaku pada motor matic yang masuk kategori skuter ya.

Motor Bebek (Manual)

Motor bebek memang tak sesimpel motor matic dalam hal pengoperasian. Namun ia punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan motor matic. Salah satunya adalah dalam hal efisiensi bahan bakar.

Ingat soal delay dari putaran mesin yang kusebutkan diatas tadi? Hal itu adalah untuk memastikan bahwa motor tidak akan langsung “loncat” ketika pengendara membuka gas sedikit terlalu besar. Sekaligus juga membuat motor matic jadi terasa lebih smooth ketika berakselarasi.

Karakter seperti ini sangat berbeda dengan motor yang menggunakan transmisi manual. Ketika pengendara membuka gas, maka motor manual bakal menggerakkan roda (hampir) sesuai dengan putaran mesin. Sehingga akselarasi akan terasa lebih spontan.

Hal ini membuat para pemula menjadi kesulitan dalam mengendalikan kecepatan, khususnya ketika berakselarasi. Karena kalau misalnya pengendara membuka gas terlalu besar, maka motor akan bergerak terlalu liar. Dalam hal ini, kemampuan untuk menahan gas agar kecepatan menjadi stabil amatlah penting.

Sisi positifnya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien jika dibandingkan dengan motor matic. Karena kecepatan motor yang dihasilkan adalah (nyaris) setara dengan jumlah bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan mesin. Dengan demikian, rasio energi yang tebuang sia-sia bakal lebih rendah. Perhatikan kembali grafik diatas dan gunakan imajinasimu agar kamu mengerti maksudnya. Di posting berikutnya, aku akan membuat bahasan yang lebih lengkap soal kenapa motor matic lebih boros bensin.

Beralih ke segmen yang lain. Mesin yang diletakkan di depan membuat grip pada ban bagian depan serta handling menjadi terasa lebih baik. Serta terasa lebih stabil saat digunakan untuk menikung sampai pada kemiringan dan kecepatan tertentu.

Walau begitu, bagi yang tak terbiasa, motor manual bisa terasa membingungkan dan merepotkan karena pengendara harus berpindah gigi ketika menaikkan atau menurunkan kecepatan. Dan perlu diketahui bahwa penggunaan gigi yang salah (tak sesuai dengan kecepatannya) bisa bedampak macam-macam. Mulai dari akselarasi yang terasa tidak maksimal, penggunaan bahan bakar yang lebih boros (walau tak se-boros motor matic) hingga yang paling parah adalah membuat umur mesin jadi lebih pendek. Aku bakal membuat penjelasan lebih lanjut untuk soal bagaimana cara berkendara yang optimal pada posting berikutnya.

Kesimpulan

Jadi, lebih baik beli motor matic, atau manual? Jawabannya adalah, tentu saja harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuanmu dalam mengendarai sepeda motor. Motor manual bisa dijadikan pilihan jika kamu sudah mahir (atau minimal sudah bisa) dalam mengendarainya, ingin agar penggunaan bahan bakar yang lebih irit, serta ingin mendapat kendali yang lebih baik saat dalam kecepatan tinggi.

Tapi buat kamu yang masih pemula dan merasa tak terlalu mahir mengendarai sepeda motor, motor matic bisa dijadikan pilihan. Walaupun ya sebenarnya belajar motor manual itu tak sesulit yang dibayangkan kok.

Selain itu, motor matic juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih santai karena tidak harus ribet berpindah-pindah gigi. Cukup mainkan gas, dan rem saja saat akan mengendalikan kecepatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here