ASUS ROG Phone 3: Solusi Mengatasi Kebosanan di Era New Normal

ASUS ROG Phone 3: Solusi Mengatasi Kebosanan di Era New Normal – Rasa bosan adalah musuh utama di era new normal. Beberapa dari konsep kebiasaan-kebiasaan baru nampak sangat kontradiktif dengan cara dan gaya hidup manusia normal. Diantaranya adalah kita harus menghindari untuk datang ke tempat yang menjadi pusat keramaian. Termasuk diantaranya adalah tempat-tempat yang biasa dikunjungi untuk menghibur diri dan melepas penat. Otomatis, ruang gerak kita menjadi sangat terbatas. Walau kini keadaan berangsur “normal” dan makin banyak orang yang abai akan protokol kesehatan akibat faktor ekonomi dan tak sanggup menahan suntuk, namun semua sudah tidak sama lagi.

Ruang gerak yang terbatas memang menghadirkan berbagai masalah. Misalnya, berkurangnya interaksi sosial serta kebebasan yang seakan terenggut membuat hidup jadi terasa monoton. Menimbulkan rasa bosan dan dapat menyebabkan stress. Hal ini senada dengan survei dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), yang menyebutkan bahwa gejala depresi dan stress kian meningkat di masa Pandemi.

Perkara baru ini berpotensi memicu chain reaction terhadap masalah-masalah lain dalam hidup. Mulai dari meningkatnya kasus KDRT, hingga memicu penurunan kesehatan mental dan juga daya tahan tubuh. Maka dari itu, kita perlu pintar-pintar menghibur diri demi terhindar dari stress dan gejala depresi. Jelas, ini merupakan sebuah tantangan besar bagi kita yang masih menahan diri untuk menghindari kerumunan, demi keselamatan.

Tak banyak pilihan hiburan dalam ruang gerak yang terbatas. Sebagian orang mungkin bakal cukup terhibur dengan hanya menonton atau membaca buku. Namun sebagian lain bakal membutuhkan kegiatan yang melibatkan gerak motorik agar terlepas dari kebosanan. Seperti misalnya aktivitas gaming, yang masuk dalam kategori motorik halus.

Nge-game terbukti mampu membuat pemain terhibur dan dapat menghilangkan stress. Terutama game yang membutuhkan ketangkasan dan juga gerak refleks. Pemain akan dipaksa untuk fokus ke dalam permainan. Berpikir, dan juga berimajinasi agar dapat menyelesaikan permainan dengan hasil yang bagus. Karena untuk dapat memenangkan permainan, tak jarang akan dibutuhkan strategi dalam menghadapi tantangan yang dihadapi. Hal itu bakal membuat kita mampu melupakan beban pikiran karena sudah larut dalam aktivitas virtual tersebut. Belum lagi jika ternyata kita berhasil memenangkan permainan. Bonus berupa perasaan senang pun bakal kita dapat, dan semakin membuat pikiran kian positif.

Sebagaimana telah terkonfirmasi berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Central Florida. Yang menyebutkan bahwa nge-game dapat menyegarkan pikiran dan juga mengatasi rasa bosan yang menjadi cikal bakal timbulnya stress.

Tapi pastinya akan ada efek negatif yang akan ditimbulkan jika terlalu terobsesi dengan game. Misalnya saja soal adiksi terhadap game yang akan membuat kita meninggalkan tugas dan tanggung jawab di dunia nyata. Ataupun efek samping berupa reaksi berlebihan ketika kalah dalam permainan.

Sebagai orang yang juga gemar bermain game online di waktu senggang, aku cukup sering melihat sendiri bagaimana orang menjadi emosi ketika mengalami losing streak alias kalah berkali-kali dalam permainan. Tak hanya reaksi berupa mengeluarkan kata-kata kasar, akan tetapi reaksi fisik pun terkadang muncul ketika mereka tak mampu mengendalikan diri. Mulai dari memukul meja, hingga membanting hape. Seperti komen epic yang pernah diposting oleh seseorang pada salah satu blog milikku ini:

Tentu hal ini akan sangat merugikan bagi dirinya sendiri. Sekaligus membuat tujuan nge-game yang notabene untuk menghibur diri dan menghilangkan stress, menjadi tidak tercapai. Selain soal pengendalian diri yang kurang, ada hal lain yang menyebabkan emosi semakin memuncak. Misalnya adalah kekalahan yang disebabkan oleh faktor eksternal, alias kekalahan yang terjadi BUKAN disebabkan oleh kesalahan si pemain. Faktor eksternal yang dimaksud tersebut diantaranya adalah:

  • Koneksi internet yang lambat (latency terlalu tinggi)
  • Game tak bisa berjalan dengan lancar (terlalu banyak lag)
  • Perangkat yang digunakan tak bisa merespon input pemain dengan baik

Kesemua faktor tersebut akan menghambat reaksi kita ketika berada dalam permainan. Sekaligus membuat fokus pemain jadi terdistraksi dengan gangguan-gangguan yang ada. Karakter yang dimainkan pun menjadi tak selincah yang diinginkan. Ini sekaligus membuktikan bahwa skill saja tak cukup untuk dapat memenangkan sebuah game. Karena dibutuhkan sebuah alat yang mumpuni untuk dapat mengimbangi skill pemain.

Smartphone Terbaik Untuk Gaming

Banyaknya orang yang membutuhkan alternatif hiburan dalam ruang gerak yang terbatas, membuat aktivitas gaming semakin populer. Hal ini membuat alasan orang membeli sebuah smartphone menjadi semakin bergeser. Bukan lagi hanya digunakan sebagai alat pendongkrak gengsi. Tapi juga poin tambahan berupa kemampuan untuk gaming sudah menjadi prioritas utama. Tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai asisten dalam genggaman sekaligus alat komunikasi. Alasan tersebut bakal membawa kita bermuara pada ASUS ROG Phone 3 sebagai pilihan spesifik.

Ya, ROG Phone 3 merupakan smartphone dengan kemampuan gaming yang melampaui smartphone dari kelas flagship sekalipun. Keistimewaan ROG Phone 3 menjadikannya sebuah gaming phone terniat yang reputasinya sudah sangat dikenal di kalangan gamers. Smartphone ini punya potensi besar untuk bantu meraih kemenangan, yang menjadi puncak kesenangan dalam bermain game. Karena ia memiliki berbagai aspek kelebihan yang menjadikannya sebagai mesin pengusir rasa bosan yang sangat efektif, sekaligus tanpa efek samping.

1. Performa Powerful

Performa tinggi adalah syarat mutlak agar dapat menjalankan game dengan lancar. Rata-rata game populer yang beredar saat ini menggunakan grafik 3D yang sangat berat untuk dijalankan. Dan akan memaksa smartphone untuk mengerahkan segala kemampuannya. Hal ini membuat tidak semua smartphone akan sanggup untuk diajak bermain game dengan lancar. Padahal, pemain baru akan bisa menikmati jalannya game jika ia berjalan dengan mulus. Maka, jika yang terjadi adalah sebaliknya, kesenangan dalam bermain akan berkurang. Bahkan bisa menyebabkan sakit kepala kalau ternyata gerakannya patah-patah akibat frame rate yang terlalu rendah.

Inilah alasan pertama mengapa ASUS ROG Phone 3 adalah pilihan yang layak untuk diajak nge-game. Ia adalah smartphone pertama di dunia yang menggunakan prosesor mobile paling powerful saat ini, yaitu Qualcomm Snapdragon 865 plus. Prosesor ini merupakan seri yang bahkan lebih kencang dari Snapdragon 865 (tanpa plus) yang biasa digunakan pada smartphone kelas flagship (premium). Prosesor octa-core yang mampu mencapai clockspeed hingga 3.1GHz tersebut menggunakan teknologi mutakhir dengan arsitektur Kryo 585 dan proses fabrikasi 7nm. Membuatnya sangat kencang sekaligus efisien dalam penggunaan daya.

Prosesor tersebut dipadukan dengan GPU Adreno 650 untuk memberikan perfoma grafis yang sangat baik. Ia hadir dengan fitur Snapdragon Elite Gaming yang mengoptimalkan hardware dan software demi memberikan pengalaman yang lebih realistik saat bermain game. Snapdragon Elite Gaming memungkinkan ROG Phone 3 untuk dapat menjalankan game hingga 144fps, dan juga memberikan tampilan visual dengan warna 10-bit HDR.

RAM berjenis LPDDR5 hingga 12GB yang 51% lebih cepat dibanding LPDDR4X, serta penyimpanan super cepat berjenis UFS 3.1 hingga 256GB membuat performanya makin tak terbendung. Dengan komponen pendukung performa di tingkat teratas, sudah pasti ia akan sanggup untuk menjalankan semua judul game dengan lancar. Sekaligus tetap sanggup untuk menyimpan banyak file untuk kebutuhan sehari-hari, tanpa khawatir penyimpanan akan cepat penuh.

Hadirnya fitur ROG HyperFusion Network Technology bakal membuat para pemain game online semakin dimanjakan. Teknologi canggih ini bakal menggabungkan konektivitas jaringan 5G dengan WiFi 6 untuk menghasilkan koneksi yang super cepat. Secara tidak langsung, fitur-fitur tersebut sudah pasti bakal membuat emosi pemain menjadi lebih stabil karena hambatan-hambatan dari segi performa sudah dieliminasi. Pengalaman nge-game jadi lebih lancar, gaming terasa lebih menyenangkan.

Apalagi kapasitas baterai 6000mAh yang dimilikinya juga bakal memastikan ROG Phone jadi tidak cepat lobat saat digunakan bermain game. Sehingga ia akan bisa untuk diajak nge-game kapanpun, namun tetap siap untuk diajak beraktivitas seharian tanpa harus memikirkan soal charging.

Kabar baiknya, kita dapat mengatur mode penggunaan baterainya karena ASUS telah menyediakan mode pembatasan pengisian daya. Sehingga, kita dapat terus bermain game dalam keadaan terhubung ke charger tanpa mengurangi durabilitas baterai. Artinya, umur baterai bakal tetap awet walau ia sering digunakan untuk bermain game sambil ngecas.

2. Fitur Khusus Untuk Gaming

Sebelumnya aku menyebut bahwa ASUS ROG Phone 3 adalah gaming phone terniat. Dan tentu ada alasannya. Selain soal performa, bagian kenyamanan juga tak luput dari perhatian ASUS. Karena kalau hanya bermodal prosesor dan RAM saja, sepertinya semua smartphone lain juga bisa. Contohnya adalah pada bagian port charging. Smartphone ini mempunyai dua buah port USB Type-C untuk charging. Yang satu diletakkan di bagian bawah untuk charging dalam penggunaan portrait, dan satu lagi diletakkan di bagian samping untuk memberikan kenyamanan saat charging sambil nge-game yang biasanya dalam keadaan landscape.

ASUS ROG Phone 3 juga hadir dengan teknologi GameCool 3, yang merupakan sistem pendingin internal yang canggih. Di dalamnya terdapat 3D vapor chamber dan juga heatsink yang lebih besar untuk dapat meredam panas yang dihasilkan oleh SoC super powerful yang digunakannya. Yang kemudian dibuang melalui ventilasi khusus pada bagian belakang covernya, sehingga temperatur dapat lebih terjaga walaupun digunakan  dalam keadaan full load.

Bukan hanya untuk membuat lebih nyaman, tetapi juga bertujuan untuk mencegah throttling agar ASUS ROG Phone 3 mampu mempertahankan performa puncak saat bermain dalam waktu yang lama. Detail kecil seperti ini bakal menyingkirkan gangguan-gangguan dalam bermain game. Sehingga pemain bisa lebih berfokus dalam permainannya.

Performa gaming bukan sebatas menghadirkan animasi dengan frame rate tinggi dan tampilan grafik yang detail. Akan tetapi juga soal bagaimana perangkat dapat mengimbangi skill dan refleks pemain, agar karakter yang dimainkan dapat dikendalikan dengan lincah sesuai keinginan. Hal ini seringkali menjadi penentu kemenangan. Karena kalau misal kalah respon sedikit saja, maka kemenangan bisa terenggut.

Inilah yang menjadi alasan kuat kedua mengapa ASUS ROG Phone 3 adalah smartphone pilihan spesifik untuk gaming. Bagian layar sebagai interface utamanya mampu memberikan respons yang sangat baik dalam mengontrol permainan. Tak main-main, layar sentuh yang dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 6 tersebut dibekali dengan touch sampling rate yang jauh melampaui smartphone lain, yaitu 270Hz. Artinya, layar tersebut akan mencari dan mendeteksi sentuhan secara berkala sebanyak 270 kali dalam satu detik. Atau satu kali setiap 0.0037 detik (1 detik : 270=0.0037).

Touch sampling rate yang amat cepat tersebut membuatnya mampu untuk menghadirkan touch latency yang sangat cepat pula, yaitu 25ms saja, dan juga slide latency yang hanya 18ms saja. Touch latency yang sangat rendah tersebut akan membuat layar lebih cepat dalam merespon input sentuhan pemain pada layar. Memungkinkan refleks yang sangat lincah, sehingga memperbesar kesempatan untuk meraih kemenangan. Video dibawah ini akan menunjukkan bagaimana touch latency dapat menjadi penentu kemenangan:

Ditambah lagi, fitur eksklusif berupa Air Trigger 3 akan semakin memanjakan pemain dengan kontrol yang jauh lebih baik. Fitur ini merupakan sebuah sensor sentuh ultrasonik yang berada di bagian atas (dalam keadaan landscape) agar mudah dijangkau oleh jari telunjuk. Fungsinya adalah untuk memudahkan kontrol permainan dengan menggunakan empat jari.

Ketika jari telunjuk menekan air trigger, maka ia akan mensimulasikan sentuhan pada bagian tertentu di layar, yang bisa kita tentukan sendiri posisinya. Kita bisa mengatur sendiri kekuatan tekanan yang harus dilakukan untuk dapat memicu Air Trigger 3. Sehingga fitur ini takkan mengurangi kenyamanan saat bermain karena jari telunjuk akan bisa tetap menyentuhnya tanpa harus takut salah tekan. Fitur istimewa ini sekaligus membuat ASUS ROG Phone berbeda dari smartphone lain yang ada di pasaran.

Peran dari fitur Air Trigger 3 ini bakal sangat terasa manfaatnya saat bermain game dengan genre First Person Shooter seperti PUBGM. Kontrol dengan 4 jari menjadi semakin mudah dan nyaman, karakter pun dapat bergerak semakin lincah. Dijamin, K/D ratio bakal meningkat drastis!

Kita dapat melakukan settingan yang berbeda untuk tiap-tiap game melalui aplikasi Game Genie yang juga merupakan fitur khusus pendukung gaming pada ASUS ROG Phone 3. Dari aplikasi Game Genie, kita juga dapat melakukan perekaman layar, mengatur macro, hingga mengaktifkan fitur blokir notifikasi dan juga telpon agar tidak mengganggu selama permainan berjalan.

Komunikasi suara pada game online adalah salah satu daya tarik yang membuat orang memilihnya sebagai media hiburan. Karena melalui komunikasi inilah interaksi antar pemain secara virtual menjadi terasa lebih nyata dan lebih menyenangkan. Sekaligus menjadi obat penawar ketika interaksi di dunia nyata kian terbatas.

Selain itu, komunikasi suara ini juga menjadi sangat penting dalam hal penyusunan strategi ketika menghadapi musuh dalam permainan. Sehingga, peranannya tak dapat dikesampingkan begitu saja. ASUS ROG Phone 3 memiliki 4 buah microphone untuk memastikan suara yang kita keluarkan dapat didengar oleh pemain lain dengan jernih. Keempat microphone tersebut akan bersatu padu, mengolah dan menghilangkan suara berisik di background. Sehingga pemain lain akan dapat mendengar suara kita dengan lebih jelas.

Keunggulan lain dari ASUS ROG Phone 3 dapat kita rasakan dari sisi tampilan visualnya. Panel layar berjenis AMOLED yang digunakannya sudah mendukung refresh rate 144Hz dengan response time 1ms. Kecepatan tersebut sangat jauh melampaui refresh rate layar smartphone lain yang rata-rata hanya 60Hz saja. Refresh rate ini merupakan satuan kecepatan layar dalam menampilkan gambar. Pada ASUS ROG Phone 3, layarnya akan sanggup memperbarui tampilan gambar hingga 144 kali dalam satu detik.

Sehingga, tampilan animasi yang bisa ditampilkan pada layar akan semakin lancar. Hal ini sekaligus juga untuk mengimbangi kemampuannya dalam menghasilkan frame rate hingga 144fps. Agar dapur pacunya yang super powerful tak menjadi mubazir.

3. Layar & Speaker

Masih dari sisi layar. Panel seluas 6.59 inch beresolusi Full HD+ tersebut juga sudah mendukung tampilan warna 10-bit dengan 113% DCI-P3 color gamut, serta fitur HDR10+. Teknologi layar yang ada pada hape gaming ini bisa dibilang sangat advance untuk sebuah smartphone. Reproduksi warna DCI-P3 sendiri merupakan standar color gamut yang biasa dipakai di kelas cinema. Bukan hanya dapat menyajikan tampilan visual dalam game semakin baik, tapi juga dapat menampilkan konten multimedia dengan warna yang lebih kaya. Sekaligus juga menjadikannya sebagai smartphone yang mampu mengeluarkan potensi penuh dari fitur Snapdragon Elite Gaming yang sudah kusebutkan tadi.

Sertifikasi TÜV Rheinland untuk kategori Low Blue Light dan Flicker Reduced, memastikan bahwa layarnya tersebut bakal tetap nyaman dilihat dalam waktu yang lama. Blue light atau cahaya biru sendiri merupakan salah satu faktor yang menyebabkan mata cepat lelah saat menatap layar smartphone. Ditambah lagi, akurasi warna dengan nilai Delta E dibawah 1 poin akan memastikan agar layar mampu menyajikan tampilan yang lebih nyata.

Dari sisi audio pun tak kalah menakjubkan. Dual front stereo speaker pada ASUS ROG Phone 3 sudah mengantongi teknologi Dirac HD Sound. Dan berhasil mencatatkan skor 75 pada pengujian DXOMark Audio.

4. Dukungan Aksesoris

Untuk memberikan pengalaman yang lebih baik lagi untuk gaming, ASUS juga telah menyediakan berbagai aksesoris eksklusif yang didesain khusus untuk ASUS ROG Phone 3. Setidaknya ada 8 buah aksesoris yang siap untuk dipadukan.

5 diantaranya merupakan aksesoris pendukung untuk gaming. Seperti misalnya AeroActive Cooler 3, TwinView Dock, ROG Kunai 3 Gamepad, dan juga Mobile Desktop Dock. AeroActive Cooler 3 merupakan sebuah kipas eksternal yang dapat dihubungkan, untuk bantu mendinginkan ROG Phone 3 saat sedang bermain game. Penggunaan aksesoris ini bukan hanya untuk menambah kenyamanan dengan menjaga temperatur dan performa, tapi sekaligus juga dapat melepaskan kekuatan ekstra dengan mengaktifkan fitur X-Mode. Untuk membuat performa ASUS ROG Phone 3 semakin ngebut.

Lalu, TwinView Dock 3 akan memberikan pengalaman bermain dengan menggunakan dua layar sekaligus. Ia dilengkapi dengan baterai ekstra 5000mAh, kipas pendingin, dan layar yang juga punya refresh rate 144Hz. Atau, jika lebih menyukai kontroler fisik, maka ROG Kunai 3 Gamepad bisa menjadi pilihan. Ada juga ROG Clip untuk menghubungkan ASUS ROG Phone 3 dengan controller DualShock 4, XBOX One, atau Google Stadia.

Sedangkan untuk Mobile Desktop Dock, berguna untuk menghubungkan ASUS ROG Phone 3 dengan monitor eksternal. Lengkap dengan port USB Type-A, dan juga LAN Port. 3 aksesoris lainnya merupakan aksesoris pelindung yaitu Glass Screen Protector, Lighting Armour Case, dan juga Aero Case.

5. Kamera

Fitur yang satu ini memang wajib ada pada sebuah smartphone. Dan walaupun ASUS ROG Phone 3 merupakan smartphone gaming, bukan berarti fitur kameranya bakal terlupakan begitu saja. Meski mungkin tak banyak yang bisa dilakukan dengan kamera belakang di era new normal seperti sekarang, namun kurasa fitur ini tetaplah penting.

Kita masih bisa bermain-main dengan kamera macro yang dimilikinya untuk dapat mengambil objek kecil yang menarik di semak-semak sekitaran rumah. Kamera macro tersebut memungkinkan kita untuk memotret detail yang lebih baik pada objek-objek kecil seperti serangga. Yang mungkin juga bisa menjadi sarana hiburan alternatif selain gaming untuk mengisi waktu di kala bosan melanda. Percaya deh, memotret objek kecil itu cukup menantang dan menyenangkan loh! Kalau berhasil menangkap objek menarik, pasti jadi senyum-senyum sendiri.

Contoh foto macro. Sumber: dokpri

Kamera utamanya pun masih bisa kita manfaatkan untuk kegiatan fotografi tanpa harus pergi keluar rumah berkat hadirnya fitur Pro/Manual Mode. Yang memberikan kita kebebasan untuk mengatur ISO, shutter speed, White Balance, hingga fokus manual. Hal ini sangat menguntungkan untuk fotografi malam hari dengan teknik long exposure. Agar menghasilkan foto yang unik dan indah. Seperti yang juga pernah kulakukan ini:

Contoh foto long exposure. Sumber: dokpri

Dengan teknik tersebut, fotografi malam hari jadi nampak jauh lebih menarik dibandingkan dengan foto yang diambil pada siang hari. Sehingga, kita tetap bisa mendapatkan foto yang menarik walau hanya memotret area di sekitaran rumah. Terlebih, kamera utama dari ASUS ROG Phone 3 menggunakan sensor kelas flagship yaitu Sony IMX686 beresolusi 64 megapixel, dengan aperture lensa f/1.8 yang lebar. Sensor dengan Quad Bayer technology tersebut cukup menguntungkan untuk digunakan memotret dalam keadaan low light.

Dalam hal perekaman video, kamera dari smartphone gaming ini dapat melakukan perekaman hingga resolusi 8K @30fps atau 4K @60fps untuk kamera utamanya. Serta dapat mengambil video slow motion hingga 480fps pada resolusi 720p. Fitur 3-axis electronic image stabilization (EIS) bakal memastikan agar pengambilan video menjadi lebih stabil dan minim efek guncangan.

Akhir Kata ..

Kalau dilihat dari segala fitur yang dimilikinya, ASUS ROG Phone 3 jelas siap membawa kita pada kemenangan dalam permainan. Kemampuannya untuk menjalankan game dengan sangat lancar, membuat pemain dapat menikmati jalannya permainan, sekaligus menunjukkan skill tanpa hambatan. Nyaris tak ada lagi faktor penghambat dari sisi eksternal!

Yang secara tidak langsung, akan membuat emosi pemain jadi lebih stabil karena fokus tak terdistraksi.  Apalagi dengan hadirnya fitur eksklusif dan juga aksesoris yang dirancang khusus untuk gaming, membuat pengalaman bermain jadi terasa jauh berbeda dibanding dengan smartphone lainnya. Dengan demikian, harapan untuk menyegarkan pikiran, menghilangkan rasa bosan dan stress pun akan tercapai.

Dan jangan lupa, ASUS ROG Phone 3 juga punya segala fungsi sebagai sebuah smartphone. Sehingga kita pun dapat memanfaatkannya untuk berbagai hal selain gaming. Entah itu sebagai alat komunikasi, asisten pribadi, ataupun dijadikan sebagai alat pembayaran secara contactless yang belakangan sudah makin populer. Karena smartphone ini memiliki fitur NFC yang sudah support card mode, yang bisa digunakan bahkan dalam keadaan mati sekalipun.

Hal ini menjadikannya siap untuk mendukung kita agar dapat menyesuaikan diri dengan gaya hidup di era new normal. Serta siap untuk digunakan dalam jangka panjang berkat berbagai teknologi terdepan yang dimilikinya. Termasuk dari segi chipset, RAM, storage, hingga konektivitas 5G dan WiFi-6.

ASUS ROG Phone 3 bisa didapatkan di berbagai toko offline maupun online, melalui link berikut:

Berikut adalah spesifikasi lengkap dan harga resmi ASUS ROG Phone 3:

Processor 3.1 GHz Qualcomm® Snapdragon™ 865 Plus 5G Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor
GPU Qualcomm® Adreno™ 650
UI Android™ 10 with ROG UI
Display 6.59” 19.5:9 2340×1080 (391ppi) 144Hz/1ms AMOLED HDR10+ certified;

270Hz touch sampling rate, 25ms touch latency;

650nits HBM brightness & 1000 nits peak brightness, 113% DCI-P3 Delta E average <1%;

1.07 billion colors; 1,000,000:1 contrast ratio;

Front 2.5D Corning® Gorilla® 6 Glass;

TÜV Low Blue Light (Hardware Solution) and Flicker Reduced certifications for eye comfort;

Capacitive touch panel with 10 points multi-touch (supports Glove touch)

Memory/Storage LPDDR5/UFS3.1

8GB/128GB

12GB/256GB

SD storage no SD-card reader; NTFS support for external HDD
Sensor Accelerator, E-Compass, Proximity, Hall sensor*2, Ambient light sensor, in-display fingerprint sensor, Gyro, Ultrasonic sensors for AirTrigger 3 and grip press
Main Rear Camera 64MP SONY IMX686 sensor, 0.8 µm pixel size – Quad Bayer technology with 16MP, 1.6 µm large effective pixel size, F1.8, 1/1.7” sensor, 2×1 OCL PDAF, LED flash
Second Rear Camera 13MP, 125˚  ultra-wide, F2.4, Real-time distortion correction, 11mm equivalent focal length in 35mm film camera
Third Rear Camera 5MP Macro, F2.0
Front Camera 24MP, 0.9µm, Quad Bayer Technology, F2.0,

27mm equivalent focal length in 35mm film camera

Video Recording 8K (7680 by 4320) @ 30 fps (main rear camera)

4K (3840 by 2160) @ 30/60 fps (main rear camera), @ 30 fps (second rear camera)

1080p @ 30/60 fps; 720p @ 30 fps

3-axis electronic image stabilization for rear cameras

Time Lapse (4K)

Slow Motion video (4K @ 120 fps; 1080p @ 240/120 fps; 720p @ 480 fps)

Take still photo while recording video

Speaker Dual front-facing speakers with GameFX & Dirac HD Sound

7-magnet stereo speaker with dual NXP TFA9874 smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

Audio Output Hi-Res audio 192kHz/24-bit standard (USB-C™ output) that is 4 times better than CD quality

GameFX audio system for improved in-game audio experience

New AudioWizard with multiple listening profiles tuned by Dirac

Microphone Quad microphones with ASUS Noise Reduction Technology
Wireless Technology WLAN 802.11a/b/g/n/ac/ax 2.4 & 5GHz and Wi-Fi 6

2×2 MIMO, Bluetooth 5.1

Wi-Fi Direct support

Navigation GNSS support GPS(L1/L5), Glonass(L1), Galileo(E1/E5a),

BeiDou(B1/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(L5)

SIM Cards Dual SIM dual standby

Slot 1: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

Slot 2: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

5G+4G or 4G dual SIM dual standby support

Data rate

 

Support EN-DC(6DL+FR1, 4DL+2FR1)

FR1: DL up to 4.4Gbps / UL 542Mbps

LTE 6CA DL Cat20 up to 2.0Gbps / UL Cat13 up to 150Mbps

DC-HSPA+: DL 42Mbps / UL 5.76Mbps

4×4 MIMO and CA with 4×4 MIMO support

Bands

 

5G (Bands N1, N2, N3, N5, N28, N41, N66, N71, N77, N78, N79)
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 66, 71)
TD-LTE (Bands 34, 38, 39, 40, 41, 42, 48)
WCDMA (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 19)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)
CDMA (Bands BC0) (CN and HK only)
TD-SCDMA (Bands 34, 38) (CN and HK only)
Interface Side-port: 48 pin Customized/Type C connector USB3.1 gen2/DP 1.4(4K)/Fast Charging (QC3.0+QC4.0/PD3.0) / Direct Charge

Bottom-port: Type C connector USB2.0/Fast Charging (QC3.0/PD3.0)/Direct Charge

NFC Support (Card mode support in power off)
OS Android™ 10
Battery 6.000mAh
Charger Output: 10V 3A, supports up to 30W QC4.0 / PD3.0 / Direct Charge adapter
Dimensions 171mm, 78mm, 9.85mm
Weight 240 grams
Price Rp9.999.000 (8GB RAM & 128GB Storage)

Rp14.999.000 (12Gb RAM & 256GB Storage)

Referensi:

  • https://tirto.id/studi-sebut-depresi-stres-cemas-berlebihan-melonjak-saat-pandemi-fUor
  • https://health.kompas.com/read/2020/05/10/190700368/bagaimana-dampak-stres-pandemi-corona-pada-kesehatan-mental-dan-fisik-?page=all
  • https://m.liputan6.com/citizen6/read/2895591/frustasi-kalah-main-gim-pria-hancurkan-komputer-dengan-kepala
  • https://techno.okezone.com/read/2017/07/28/326/1745807/main-game-ternyata-bisa-kurangi-stres-kok-bisa
  • Icons by freepik.com
Mas Pandu
Suka foto, tapi agak kurang narsis | Pengagum alam, tapi bukan alay | Also known as Mas Bocah