Temukan & Tunjukkan Potensimu Bersama ASUS Vivobook S14 S433

Temukan & Tunjukkan Potensimu Bersama ASUS Vivobook S14 S433 – Belakangan ini, cukup banyak orang tua yang sibuk mencarikan laptop untuk anaknya yang sedang menempuh pendidikan. Pun demikian dengan kawula muda yang ingin membeli atau upgrade laptopnya agar tetap bisa produktif di masa “new normal” seperti sekarang.

Iya, fenomena “new normal” yang sedang kita hadapi pada masa pandemi ini memaksa kita untuk menjalankan standar-standar baru. Sekaligus mengubah perilaku dalam keseharian. Berbagai hal dan kebiasaan mainstream yang selama ini kita jalani, terpaksa harus kita tinggalkan. Setidaknya, hingga masa pandemi berakhir.

Sebagian dari kebiasaan baru yang mesti kita terapkan sebenarnya merupakan langkah yang positif. Misalnya, kita dipaksa untuk bisa menjadi lebih bersih dengan rajin-rajin cuci tangan, ataupun dipaksa untuk menggunakan masker agar tidak menularkan berbagai penyakit yang berkaitan dengan pernafasan. Namun sebagian kebiasaan lain sepertinya akan membutuhkan waktu untuk adaptasi.

Contohnya adalah soal physical distancing, ataupun urusan kerja dan belajar dari rumah. Yang mana selain mengurangi kegiatan di kantor dan sekolah, kerja dan belajar dari rumah juga bakal membutuhkan perlengkapan ekstra berupa laptop. Walau faktanya, sebelum masa new normal pun laptop sudah mulai menjadi bagian dari kebutuhan di era modern. Hanya saja, dengan penerapan berbagai kebiasaan baru, peran pentingnya sebuah laptop menjadi makin terasa.

Dunia Sudah Berubah

Preferensi kebutuhan serta gaya hidup kawula muda yang saat ini didominasi oleh Generasi Z (kelahiran tahun 1996-2010) akan sangat mempengaruhi masa depan mereka. Mereka bukan lagi tumbuh besar di masa “transisi”, yaitu era dimana internet, komputer, dan berbagai gadget, baru mulai berkembang. Seperti halnya yang terjadi pada Generasi Milenial (kelahiran tahun 1981-1995).  Generasi Z merupakan orang-orang yang sudah menikmati berbagai keajaiban teknologi dan internet sejak mereka lahir.

Hal ini akan membuat mereka cenderung menyukai hal-hal yang instan, alias ingin segala sesuatu yang serba cepat. Di sisi lain, kemajuan teknologi yang sudah mereka nikmati sejak lahir memungkinkan mereka untuk bisa lebih akrab dengan dunia digital. Sudah bukan rahasia lagi bahwa kawula muda mampu memanfaatkan berbagai platform digital untuk mendapatkan ilmu dan juga informasi. Yang membuat mereka menjadi lebih kreatif dan memungkinkan mereka untuk menambah skill secara autodidak.

Kebutuhan dan gaya hidup kawula muda yang bergantung pada teknologi diprediksi bakal membawa banyak perubahan. Termasuk dalam dunia kerja. Sudah banyak pengamat yang mengatakan bahwa kedepannya bakal bermunculan berbagai jenis profesi baru yang belum pernah ada sebelumnya. Sekaligus juga akan berpotensi menghilangkan beberapa jenis profesi yang biasa kita temukan saat ini. Ya mungkin sebagian dari kamu bakal percaya-nggak percaya. Tapi contoh nyata sudah beneran ada lho.

Lihat saja bagaimana sekarang peran para pekerja pabrik kian tergerus dan mulai tergantikan oleh mesin. Lalu lihatlah kemunculan berbagai profesi baru yang sebelumnya dianggap “tidak umum” dan benar-benar tak terpikirkan, kini malah jadi sangat populer. Contohnya seperti penulis konten digital, digital marketing, hingga YouTuber.

Profesi baru di era digital

Hal inilah yang mestinya disadari oleh kita, generasi penerus bangsa, dan juga para orangtua untuk bisa mengambil langkah antisipasi. Dengan memberikan akses agar sang anak dapat mengeksplor dunia baru demi mengikuti perkembangan zaman. Karena mau tidak mau, kawula muda harus bisa memanfaatkan teknologi untuk dapat bertahan hidup

Memilih Laptop Untuk Kawula Muda

Tuntutan untuk bisa membuat sesuatu yang kreatif, inovatif, dan bervariatif akan dihadapi oleh Generasi Z dan Generasi Milenial. Maka, memilih laptop sebagai perangkat pendukung utama, mesti memenuhi beberapa kriteria. Misalnya, laptop yang dipilih sebaiknya sanggup untuk membebaskan kita dalam berkreasi. Sekaligus nyaman digunakan karena sangat mungkin bagi kita untuk menghabiskan banyak waktu bersama laptop.

Sanggup membebaskan dalam berkreasi yang kumaksud disini adalah sanggup untuk menghindarkan kita dari faktor yang menjadi penghambat kreatifitas. Diantaranya adalah fasilitas (dalam hal ini, laptop) yang kurang menunjang. Karena percaya atau tidak, faktor ini bakal mempengaruhi produktifitas seseorang dalam menyalurkan kreatifitasnya.

Kalau menurutku, salah satu pilihan laptop yang bisa dijadikan pertimbangan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah ASUS Vivobook S14 S433 yang baru saja dirilis pada awal Mei tahun 2020 kemarin. Iya aku paham, kalian pasti butuh alasan. Dan sebagai konsumen yang cerdas, sudah semestinya kita harus mengetahui apa keistimewaan dari laptop tersebut sehingga layak dijadikan pilihan. Nah, di tulisan kali ini, aku bakal menjelaskan secara spesifik soal 3 + 1 alasan mengapa ASUS Vivobook S14 S433 merupakan pilihan ideal bagi kawula muda.

1. Serba Cepat, Melancarkan Aliran Kreatifitas

Kecenderungan kawula muda dalam menginginkan segala sesuatu yang serba cepat adalah hal yang patut kita perhatikan dengan serius. Karena kedepannya, Generasi Milenial dan Generasi Z bakal menjadi pasar utama yang akan dibidik dalam dunia bisnis. Belum lagi soal arus perubahan yang juga bergerak demikian cepat di era digital ini. Maka, mau tidak mau kita pun juga harus bisa meresponnya dengan bergerak dan harus mampu bekerja cepat. Demi dapat menjawab kebutuhan pasar.

ASUS Vivobook S14 S433 akan siap menjadi perangkat pendukung yang mumpuni karena ia sudah siap mendukung konsep kebutuhan kawula muda. Yaitu memiliki segala sesuatu yang serba cepat. Laptop dengan bentang layar 14 inch ini hadir dengan pilihan prosesor Intel Core i5-10210U atau Intel Core i7-10510U (10th Generation) yang mampu bekerja dengan sangat responsif dalam menjalankan serta memproses berbagai aplikasi. RAM DDR4 berkecepatan tinggi (2666MHz) dengan kapasitas 8GB yang dimilikinya juga bakal memastikan bahwa ia akan sanggup membuka aplikasi yang besar.

Penyimpanan (storage) berjenis SSD M.2 PCIe NVMe berkapasitas 512GB dalam laptop ini, membuatnya semakin cemerlang dalam hal kecepatan membaca data, menyimpan data, serta membuka aplikasi. Penting untuk kamu ketahui bahwa penyimpanan jenis ini memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penyimpanan berjenis HDD (Hard Disk Drive) yang biasa ditemukan pada laptop mainstream. Nggak percaya? Nih lihat sendiri data hasil pengujian kecepatannya.

Tak berhenti sampai di situ. ASUS Vivobook S14 S433 bahkan juga menanamkan Intel Optane Memory berkapasitas 32GB ke dalam dapur pacunya. Yang mana ia adalah sebuah memory tambahan terpisah yang berperan sebagai cache. Fitur extra yang jarang ditemukan pada laptop sekelasnya tersebut memungkinkannya untuk dapat membuka aplikasi atau software dengan lebih cepat lagi. Wah, gimana ceritanya kok sampai bisa begitu?

Sederhananya, Intel Optane Memory merupakan sebuah penyimpanan ekstra yang pintar, yang menjembatani antara prosesor dengan ruang penyimpanan (storage). Intel Optane Memory bakal mempelajari aplikasi apa saja yang sering kita gunakan. Lalu, ia akan menyimpan data-data dari aplikasi tersebut agar nantinya dapat diakses oleh prosesor dengan lebih cepat.

Dengan demikian, prosesor tak perlu repot lagi untuk mencari data aplikasi yang dibutuhkan diantara jutaan data lain yang tersimpan dalam storage. Karena semua data yang dibutuhkan sudah tersimpan rapi dalam Intel Optane Memory. Kalau sudah begini, kerja prosesor tentu bakal jadi lebih cepat, bukan? Dibawah ini adalah contoh ilustrasi bagaimana peran Intel Optane Memory dalam mempercepat kerja prosesor.

Kecepatan dari laptop ini bukan hanya terdapat dari sisi performanya saja. Karena urusan pengisian daya baterai dari ASUS Vivobook S14 S433 pun juga bakal memanjakan kita sebagai penggunanya. Ia sudah dibekali dengan fitur fast charging yang mampu mengisi daya baterai hingga 60% hanya dalam waktu 49 menit saja. Belum lagi ditambah dengan dukungan teknologi nirkabel terbaru yakni Wi-Fi 6 802.11ax yang menjanjikan kecepatan transfer data hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya (Wi-Fi 5).

Berbekal fitur yang serba cepat, bukan hanya untuk menjawab keinginan kita semata. Tetapi juga bisa menghindarkan kita dari waktu menunggu yang biasanya bakal punya dampak kurang menyenangkan. Misalnya, membuat mood naik turun, mengakibatkan terhambatnya aliran kreatifitas yang sedang berjalan di kepala. Aku yakin, kamu pasti setuju akan hal itu, kan?

2. Bebas Berkreasi, Menemukan Potensi Baru

Ketika menginjak usia remaja, umumnya orang akan mulai mencari jatidiri. Termasuk mulai memikirkan soal masa depan karirnya di kemudian hari. Bagi kawula muda, ada banyak sekali hal yang bisa di explore di era digital seperti sekarang. Sebagian diantaranya akan merasa menemukan jalan untuk karirnya di masa depan. Sebuah jalan yang belum banyak orang berkecimpung di dalamnya. Sebuah peluang yang belum terpikirkan oleh orang banyak.

Namun biasanya akan selalu ada hambatan dari sisi eksternal. Entah itu komentar negatif dari orang-orang karena dianggap “tidak umum”, keterbatasan alat pendukung, hingga hambatan dari faktor internal yaitu tingkat percaya diri yang rendah. Kita harus bisa menyaring dan membedakan komentar mana yang sifatnya kritikan, dan mana yang sifatnya cemooh.

Dalam urusan profesi, komentar yang bersifat cemooh biasanya datang dari mereka yang belum paham atau kurang peka atas perubahan yang terjadi. Contohnya adalah mereka yang selalu menganggap bahwa jika tidak pergi ke kantor, maka akan dicap sebagai pengangguran. Padahal dengan teknologi yang ada, tanpa keluar rumah pun kita bisa menghasilkan uang.

Maka, kita mesti menghadapinya dengan membuktikan atau menunjukkan bahwa apa yang kita tekuni sekarang, adalah peluang yang benar memiliki prospek. Set your own goal! Jadikan kritik dan komentar negatif sebagai alat untuk improve your self, dan bukan sebagai penghambat.

Tapi jangan lupa, ada faktor eksternal lain yang juga mesti kita hadapi. Diluaran sana, ada banyak sekali aplikasi yang siap digunakan untuk mendukung berbagai bentuk kreatifitas. Masalahnya adalah, sebagian besar diantaranya hanya akan bisa dijalankan dengan baik menggunakan laptop yang mumpuni. Inilah kenapa keterbatasan alat pendukung bisa menjadi sebuah penghambat yang nyata. Membuat kita kesulitan untuk mencoba dan belajar hal baru yang mungkin saja bisa menjadi peluang di masa depan.

Disinilah peran ASUS Vivobook S14 S433 sebagai fasilitas penunjang, hadir sebagai solusi. Ia memadukan prosesor Intel Core 10th Gen dan RAM 8GB DDR4, dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250. Berbekal teknologi “CUDA core”, chip grafis yang digunakannya ini akan mendukung graphic processing dalam berbagai kebutuhan. Termasuk diantaranya adalah untuk video encoding dan rendering. Yang akan bantu mempercepat proses pengeditan video. Tentu tak menutup kemungkinan untuk mendukung berbagai aktivitas lain yang berkaitan dengan graphic processing.

Bahkan untuk dapat semakin mendukung pembuatan konten multimedia, layar dari ASUS Vivobook S14 S433 juga sudah mampu menampilkan warna yang sangat kaya. Karena panel layar beresolusi Full HD (1920 x 1080 pixel) tersebut tidak hanya tajam, tapi juga sanggup menampilkan reproduksi warna hingga 100% sRGB color gamut. Layar ini juga dapat tetap mempertahankan tampilannya jika dilihat dari berbagai sudut, hingga 178° berkat teknologi Wide-view. Urusan Audio di laptop ini pun turut mendapat perhatian serius. Karena ASUS sudah membekali laptop ini dengan speaker stereo yang sudah disertifikasi oleh harman/kardon.

Perpaduan kekuatan yang ditawarkan oleh laptop ini, secara otomatis akan mengeliminasi penghambat dari sisi alat penunjang. Siap kita manfaatkan untuk menjalankan berbagai jenis aplikasi, demi membebaskan dalam berkreasi. Memungkinkan kita untuk membuka potensi dalam diri. Bebas belajar hal-hal baru, mengasah dan memperkaya kemampuanmu, untuk menjadikan kamu yang baru. Berikut adalah bukti hasil uji performa dari ASUS Vivobook S14 S433.

3. Praktis & Dinamis

Terkadang, untuk dapat menyelesaikan tugas atau karya dengan cepat, kita bakal membutuhkan sesuatu yang praktis demi dapat menghemat waktu. Sesuatu bisa dikatakan praktis jika ia mampu memberikan value yang dapat menawarkan kemudahan dalam menyelesaikan suatu kegiatan. Atau menjauhkan kita dari kerepotan-kerepotan yang cenderung membuang waktu dan energi.

Contohnya? Lihat saja bagaimana jasa ojek online dapat mempercepat gerak kaum urban untuk mencapai lokasi tujuannya. Entah itu untuk pergi ke kantor, ataupun tempat lain yang ia inginkan. Pengguna jasa tersebut dapat dengan leluasa berpindah-pindah lokasi tanpa perlu pusing memikirkan hal-hal sepele seperti misalnya soal dimana ia akan memarkir kendaraan. Sehingga waktu dan energi yang dihemat, akan dapat dialokasikan untuk hal lain yang lebih penting.

Walau sepele, namun sesuatu yang praktis seperti ini efektif untuk menghindarkan dari distraksi fokus yang seringnya bakal membuyarkan ide. ASUS Vivobook S14 S433 menjawab kebutuhan tersebut dengan menawarkan berbagai kemudahan. Sebut saja fitur premium berupa fingerprint scanner yang terintegrasi dengan fitur Windows Hello, untuk memudahkan dalam urusan login. Tempelkan saja jari kita pada sensor sidik jari yang terletak di pojok kanan atas touchpad. Tak perlu lagi memasukkan password saat menyalakan laptop.

Penggunaan prosesor 10th Gen Intel Core yang hemat daya, juga bakal mendukung untuk dapat bekerja lebih lama dan lebih leluasa dalam menuangkan ide, tanpa harus was-was karena terdistraksi oleh notifikasi low battery saat dalam penggunaan dalam mode baterai.

Baterai dari laptop ini mampu bertahan hingga lebih dari 11 jam ketika digunakan untuk memutar video 1080p, atau lebih dari 9 jam untuk web browsing menggunakan Google Chrome. Dengan settingan brightness 50% dan volume 25%. Bahkan hasil pengujian daya tahan baterai dari PCMARK, menunjukkan bahwa ASUS Vivobook S14 S433 akan mampu bertahan hingga 12 jam lamanya dalam penggunaan ringan.

Hal ini akan membuat kita cukup percaya diri untuk tidak membawa charger ketika harus berkegiatan secara mobile. Mengurangi beban bawaan saat bepergian, menjauhkan kita dari kelelahan dalam perjalanan. Yang terkadang bisa memicu turunnya mood seseorang. Padahal, mood yang baik sangat erat kaitannya dengan produktivitas.

Dengan dimensi fisik dari laptop ini sangat mungil untuk sebuah laptop 14 inci, yaitu hanya 32.4 x 21.3 cm. Atau hanya sedikit lebih besar dibandingkan sebuah kertas berukuran A4. Apalagi dengan ketebalan hanya 1.59cm serta bobotnya yang hanya 1.45kg, membuatnya semakin mudah untuk dibawa dan diselipkan ke dalam tas. Menjadikannya sebagai sebuah laptop yang compact dan handy. Aktivitas mobiling pun bisa lebih fleksibel, tanpa beban yang berarti.

Dimensi fisik yang compact tersebut adalah berkat penerapan teknologi NanoEdge Display. Teknologi ini membuat bezel alias tepian layarnya menjadi sangat tipis. Hingga menghasilkan screen-to-body ratio sebesar 85%. Luas permukaan yang nyaris mendekati luas panel layarnya tersebut, membuat body secara keseluruhan dari laptop ini pun dapat ikut diciutkan.

Untuk membantu kita dalam penggunaan di berbagai kondisi, ASUS Vivobook S14 S433 juga telah dilengkapi dengan fitur tambahan berupa LED Backlit Keyboard, dan juga layar yang berlapis anti-glare. Lampu LED bakclit pada keyboardnya akan sangat berguna untuk memudahkan dalam mengetik dan melihat huruf saat mengoperasikan laptop di area minim cahaya. Sedangkan layar berlapis anti-glare akan meminimalisir efek silau akibat pantulan cahaya yang mengenai layar. Sehingga memudahkan dalam melihat isi konten pada layar.

Sebagai perangkat yang modern, laptop tipis ini sanggup untuk terkoneksi dengan berbagai jenis perangkat berkat port input dan output berteknologi terkini yang sangat lengkap. Mulai dari hadirnya USB 3.2 Type-A, USB 3.2 Type-C, microSD card reader, 3.5mm Audio Combo Jack, hingga port HDMI.

Detail kecil macam ini sangatlah bermanfaat dalam menghadapi tuntutan untuk menyelesaikan tugas dengan cepat. Memudahkan penggunanya untuk bekerja secara dinamis. Ketiga alasan yang disebutkan diatas adalah bagaimana ASUS Vivobook S14 S433 dapat memenuhi kebutuhan kawula muda untuk bantu mengejar masa depannya.

(Bonus) Style Yang Anak Muda Banget

Percaya diri untuk menunjukkan karya pada dunia adalah faktor penting agar bisa melangkah lebih jauh. Tanpa rasa percaya diri, sebuah karya takkan bisa dikenal oleh orang banyak. Sekaligus akan menutup peluang untuk mendapatkan kesempatan-kesempatan. Logikanya, bagaimana mungkin orang bisa menyukai karya kita, kalau ternyata kita tak pernah mempublikasikannya? Bagaimana bisa orang membeli apa yang kita jual jika mereka tak tau apa yang kita tawarkan?

Biasanya, kebanyakan pemula bakal memiliki keraguan yang menghantui mereka. Yang membuat mereka takut untuk menunjukkan keunikan dan kemampuannya. “Apakah karyaku cukup bagus untuk diterima oleh masyarakat?”, “Bagaimana jika ternyata orang tidak menyukainya?”, “Bagaimana jika nanti aku malah mendapat banyak kritik dan hujatan?”. Keraguan seperti inilah yang harus kita lawan!

Ingatlah, bahwa semua butuh proses. Kamu tak bisa langsung membuat semua orang menyukai karyamu. Maka terimalah semua kritikan yang ditujukan padamu, sebagai bahan untuk evaluasi diri. Sebagai bahan untuk pembelajaran, agar kita bisa terus meningkatkan kemampuan dalam membuat sebuah karya. Bahkan seorang YouTuber sekelas Agung Hapsah, pernah membuat video berkualitas sangat biasa saat ia masih pemula. Yep, semua orang hebat, pasti juga pernah menjadi seorang pemula!

Maka dari itu, mulailah untuk berani menjadi diri sendiri. Berani mengekspresikan kreatifitas dalam sebuah karya. Dan jika rasa percaya diri ini bisa di manage dengan baik, maka ia akan bisa menjadi spirit penggerak lahirnya karya-karya dan ide-ide besar.

Menumbuhkan rasa percaya diri bisa dimulai dari hal kecil, seperti misalnya menunjukkan bagaimana adanya karakter yang kita punya. Yang biasa diekspresikan melalui style, dan juga warna. Sudah banyak tokoh yang mengungkapkan bahwa warna sangat erat kaitannya dengan kepribadian seseorang. Inilah alasan lain mengapa ASUS Vivobook S14 S433 sangat cocok bagi kawula muda. Karena ia dihadirkan dengan empat pilihan warna berbeda, yang bisa kita pilih sesuai dengan selera dan kepribadian. Diantaranya adalah:

  • Indie Black. Mewakili independensi dan kepemimpinan tanpa kompromi. Kamu bertanggung jawab atas situasi apa pun dan tidak takut untuk berbicara untuk orang lain.
  • Dreamy Silver. Menunjukkan bahwa kamu berani bermimpi. Kamu teguh dengan cita-citamu dan bangga dengan apa yang kamu perjuangkan.
  • Resolute Red. Berapi-api dan mencolok, Resolute Red berarti kamu menempatkan diri luar arus dan tidak takut dengan apa yang dipikirkan orang lain.
  • Gaia Green. Terinspirasi dari alam berarti bahwa kamu dengan mudah beradaptasi dan terbuka terhadap segala sesuatu yang dunia berikan padamu.

Memilih laptop dengan warna yang disesuaikan dengan kepribadian, adalah bagian dari kebanggaan atas diri sendiri. Ia bisa menjadi media untuk menunjukkan kepada khalayak tentang seperti apa diri kita. Umumnya, orang akan menjadi lebih percaya diri jika mengenakan atau membawa sesuatu dengan warna favoritnya. Sehingga, ini adalah sebuah modal penting untuk melangkah lebih jauh bersama karya yang kita punya.

Desain laptop yang minimalis dan tipis tersebut juga semakin membuatnya nampak menarik. Desain cover belakang yang memiliki banyak ruang kosong alias negative space, bisa kita manfaatkan untuk menempelkan stiker jika diinginkan. Mengingat tak sedikit dari kita yang menginginkan sebuah produk yang bisa di kostumisasi. Membuatnya bisa tampil beda dari yang lain, dan menjadi bagian dari identitas untuk semakin menunjukkan keunikan serta kepribadian kita.

Dalam paket penjualannya, ASUS juga telah menyediakan berbagai macam stiker eksklusif karya seniman asal Jakarta yaitu Muchlis Fachri, yang lebih dikenal sebagai Muklay. Stiker tersebut mewakili berbagai bentuk ekspresi, yang bebas kamu pilih untuk ditempelkan.

Akhir Kata …

Itulah 3 plus satu alasan mengapa ASUS Vivobook S14 S433 sangat cocok untuk dijadikan pilihan oleh kawula muda. Sudah jelas, kan? Tipe Vivobook yang paling trendy dengan performa terbaik ini, siap dimanfaatkan oleh kawula muda untuk mewujudkan kreativitas sekaligus menunjukkan keunikan dan kebanggaan diri lewat berbagai pilihan warnanya. Dengan kata lain, ia akan siap mendukung kawula muda untuk berekspresi melalui karya dan gaya. Mendorong kita untuk berani menjadi diri sendiri!

Penggunaan prosesor Intel Core 10th generation ditambah dengan berbagai komponen penunjang performa yang sudah kusebutkan tadi, bakal memungkinkan kita untuk dapat mengeksekusi ide-ide tanpa hambatan. Performanya yang cepat, powerful, dan juga dukungan fitur yang serba praktis bakal memicu kreativitas untuk tetap dan terus mengalir selama membuat karya. Membebaskan kamu untuk mengasah kemampuan diri. Untuk menjadikan kamu yang baru, kamu yang siap meraih peluang yang menunggu di masa mendatang.

ASUS bahkan memberikan jaminan ekstra berupa ASUS Perfect Warranty yang membebaskan kita dari kekhawatiran saat laptop mengalami kerusakan akibat kesalahan penggunaan. Artinya, jika laptop kita rusak karena kesalahan kita, termasuk misalnya karena ketumpahan air, terjatuh, atau yang lainnya, program ini akan mengcover hingga 80% dari total biaya penggantian spare part dan juga biaya service. Jadi, kita hanya perlu membayar sebanyak 20% dari total biaya tadi.

Jaminan ini berlaku selama satu tahun pertama sejak tanggal pembelian. Dan bisa diklaim sebanyak satu kali, tanpa harus repot membuktikan bahwa kerusakannya terjadi akibat hal yang tidak disengaja.

Kamu bisa mendapatkan ASUS Vivobook S14 S433 di berbagai toko fisik dan juga toko online agar bisa tetap #StayAtHome. Berikut adalah link pembelian dan juga spesifikasi lengkapnya:

Main Spec. ASUS VivoBook S14 S433
CPU Intel® Core™ i5-10210U Processor 1.6 GHz (6M Cache, up to 4.2 GHz)

Intel® Core™ i7-10510U Processor 1.8 GHz (8M Cache, up to 4.9 GHz)

Operating System Windows 10
Memory 8GB DDR4 RAM
Storage 512+32GB M.2 PCIe NVME Intel Optane SSD
Display 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare, 100% sRGB, 250 nits
Graphics NVIDIA GeForce MX250

Intel UHD Graphics

Input/Output 1x USB 3.2 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.2 (Gen1) Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI, 1x Audio Jack, 1x MicroSD Card Reader
Camera HD Web Camera
Connectivity Wi-Fi 6 (Gig+) (802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
Audio Built-in speaker certified by harman/ kardon, built in microphone
Battery 50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension 32.4(W) x 21.3(D) x 1.59 ~ 1.59 (H) cm
Weight 1,45Kg
Colors Gaia Green, Resolute Red, Dreamy Silver, Indie Black
Price Rp13.999.000 (Intel Core i5 variant)

Rp15.999.000 (Intel Core i7 variant)

Warranty 2 tahun garansi global
Mas Pandu
Suka foto, tapi agak kurang narsis | Pengagum alam, tapi bukan alay | Also known as Mas Bocah